Pertanyaan Menyebalkan Untuk Jomblo!

Menjadi single atau jomblo itu menyenangkan! Mau sepanjang weekend males mandi sambil nonton film komedi romantis menye-menye tanpa ada yang protes, pergi kemana aja gak ada yang ngeribetin, nongkrong sambil minum kopi segalon gak ada yang cerewetin, dan intinya semua tampak lebih indah! 😀

Tetapi hal terburuk yang terjadi buat orang-orang jomblo seperti daku – atau kamu – adalah orang-orang disekeliling kita. Mulai dari barista kepo sampai mbak-mbak penjaga karcis nonton. Mereka selalu penasaran kenapa ada cowok/cewek single yang kemana-mana sendirian ataupun tidak sedang jatuh cinta sampe nangis darah dengan orang lain. Pertanyaan “Pacarnya mana?” dan “Kapan nikah?” menjadi dua quote pamungkas yang bikin buat kita memutarkan bola mata sambil pengen sambit pake tiang listrik terdekat.

However, berdasarkan hasil survey dan tanya-tanya ke jamaah jomblo, di bawah ini ada beberapa hal menyebalkan bagi kaum single, semoga kamu bukan salah satu yang pernah nekat menanyakan atau melakukan hal-hal ini:

  • Diingatkan kalau kamu jomblo. Hadeh! Sedunia juga udah tau kalau jomblo. Bagaikan nyiur melambai dilihat dari 1 km. Jadi gak perlu sampe diingetin atau ditanyain mulu kenapa kita single. Iya gak? Terus sering dikaitin sama temen deket yang sering jalan bareng kenapa kok gak jalan sama si ini atau si itu lagi #suram

“Si [ISI_DENGAN_NAMA_SESEORANG_YANG_BIASA_DILIHAT_BARENG_DI_SINI] mana?” – @saifulmuhajir

  • Kehilangan teman atau sohib baik yang jomblo karena udah punya pacar. Yes, somehow we just hate it, hahaha *dikeplak*. Gak ada lagi temen buat mengutuk dunia kenapa kami jomblo atau pun ngomentarin pasangan yang mondar-mandir pamer kemesraan di mall. Atau pun hal simpel, gak ada lagi temen buat makan malam gak penting di fast food dengan lauk pauk segambreng sambil gak mikirin diet and stay fat together.
  • Dijodohin sama keluarga. Cukup Siti Nurbaya yang menderita atau jamannya Manohara. Kalau mau jodohin at least dengan syarat mereka dari keluarga Kalla atau Bakrie. #thanks
  • Ditanyain, “Kenapa sih kamu masih sendiri/single?”. Kalau pun kami akhirnya pacaran, gak bakal ngasih tau dirimu juga, kok. Bhay!

“Kok loe betah sih single?” – @glennmarsalim

  • Lanjutan dari yang atas, setelah ditanyain kenapa masih single, akan berlanjut dengan mereka yang berusaha memuji, “ya ampun, kamu itu padahal ganteng lho…”, “kan udah mapan gini, apalagi yang mau dicari?”, edebrey, edebrey. Lalu end up dengan bilang, “kamu seharusnya gampang punya pacar”. Ini seperti pertanyaan monolog yang mereka sendiri udah tau jawabannya dan kita males untuk menjawab. Dan world peace akan segera berakhir setelahnya.
  • Dikasih tau orang kalau jomblo karena, “Kamu sih milih-milih banget!”, “Kamu gak usaha kali…”, atau “Cobalah cari diluar, masih banyak ikan di lautan”. Pertama, kami gak mau kencan sama ikan. Kedua, masih mending kalau ada pilihan, lah ini belum tentu ada. Ketiga, manusia boleh berusaha, tapi Tuhan yang menentukan. Tolong dicatet dan jadiin wallpaper di hape masing-masing, ya.

“Kamu kebanyakan milih ya? jangan kebanyakan milih deh”. Boro-boro milih, pilihan aja ga ada. – @nivah_

  • Ultimate words, “Kamu belum ketemu orang yang tepat kali…”. Duh, if you had met them, you would probably be with them. Iya kan? *muka datar*
  • Diundang di acara yang diharapkan kita membawa pasangan. Tentu saja salah satunya adalah kondangan. Bingungnya lebih galau dibandingkan mau pake baju apa atau mau makan kambing guling atau sup dulu. Kira-kira begitulah.
  • Pasangan yang dengan konstannya saling mengirim update di Twitter atau Facebook. Kan ada fitur DM atau message atau bisa Whatsapp-an kaleeee? Heloooo!
  • Blind dates. Jangan pernah coba-coba bikin kejutan dengan ngenalin orang baru yang datang dari Narnia atau gurun sahara yang dimana kita gak kenal atau punya ide mereka siapa. Biasanya dengan alasan, “Gak kok yang ini beda bangeeet! Giginya lengkap!” atau “Serius deh, doi hits banget! Udah punya bla bla bla di usia bla bla”. If we are not into him/her, please stop, peace, and gaul.
  • Fakta bahwa di radio penuh dengan lagu cinta. Kenapa sih Yovie Widianto gak nulis lagu tentang naiknya harga BBM atau Achmad Dani nulis tentang pemberantasan korupsi aja? Hah?
  • “Seandainya gue single kayak elo sekarang, gue (isi sendiri)!”. Yang bisa kita lakukan adalah berikan tatapan kejam sambil asah pisau di tangan.
  • Semua pertanyaan yang berhubungan dengan mantan. BIG NO. Gak aja. Not allowed.

“Besok datang ga ke pernikahan mantan lo?” – pertanyaan menyebalkan versi @cahyo220123h

Itu adalah beberapa hal pertanyaan atau ungkapan menyebalkan yang berhasil dikumpulin. See, jadi gak mudah jadi jomblo yang sering beredar karena banyak banget tantangannya, hahaha. Nah, menurut kamu ada gak pertanyaan atau pertanyaan lain yang lebih menyebalkan ketika atau saat menjadi jomblo? (*)

0 comments

  1. Pamer anak kayak piala: udah-berapa-biji-dan-nambah-lagi-ah di hrup chat atau pas reunian itu so annoying 8D
    Tapi yang berhasil ngebungkam adalah dengan bilang “udah pernah” ketika ditanya “kapan nikah?” hahahahaha…. *elus-elus cincin di jari manis*

    oooooops

  2. Saat udah nikah bakal diserbu lagi dengan pertanyaan kapan punya anak ? udah berapa tahun nikah? udah pernah ke dokter? kenapa gak nyoba ini dan itu?

    *kok jadi curhat*

  3. Kudunya kejombloan daku perlu didokumentasiin juga ya, Nath 😀

    Bener juga sih ya… Kalau masih jomblo masih bisa bilang belum punya, kalau udah punya malah semakin deket dengan pernikahan sih, ya, hihi… :cool

  4. Sebenernya pengen bilang (ini kalau udah mantap sama pacar ya) “Udah siap nikah, bayarin dong tante, modalnya gak ada” hahahaha
    Tapi repot kalo kayak komen tantenya temen “Ah tukang becak aja bisa married kok!”… *jederrr

    Tapi aku realistis. Sesungguhnya kalo mau married harus ngomongin duit. Nah lalu… ini berat, kuatir malah jadi mulai ribut karena duit. *aku ngomong apa sih iniii… *knock knock meja kayu xD

  5. hahaha.. Asli ngakak dibagian gak akan kencan dgn ikan.. 😀

    Py ga jomblo tapi masih sering kok nonton bioskop sendiri, kadang menikmati waktu sendiri itu memang perlu ya kan.. 😀 Dan sering kita dengar, pertanyaan menyebalkan seperti itu gak akan pernah berhenti.

  6. gak cuma jomblo yang galau, yang udah nikah juga bisa lho. kalau belum punya anak, momok yang ditakuti adalah “kapan isi?”.

    Sementara kalau udah punya anak terus “isi” lagi, eh dibilang terlalu produktif.

    (pengalaman dari kakak sendiri)

  7. “Kapan nikah?” Udah hampir jadi pertanyaan wajib untuk saya kalau ketemu orang-orang yang jarang ketemu saya. Sepertinya ini udah jadi kalimat pengganti untuk “Apa kabar?” untuk gadis seusia saya (cie elah gadis).

  8. Ah, yang jomblo juga suka usil ke yang udah merit #curcol :p, terutama untuk urusan reproduksi — “Baru satu [anaknya]? Udah boleh tuh nambah lagi.” Tapi kalo kita tanya balik soal kejombloannya #dendam, mereka langsung pake platform alihkan-topik-pembicaraan-untuk-mengalihkan-perhatian.

  9. Kalo saya karena seringnya bawa si kecil doang jalan2, sering disangka anaknya baru satu. Begitu ditanya kapan mau nambah lagi, saya jawab…”ga perlu nambah, di rumah masih ada 2 lagi” :babygirl :babyboy1 :babyboy1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

dimas novriandi Proudly powered by WordPress