bergaya dengan si merah

Daku inget banget, pertama kali daku pake ponsel itu ketika baru aja masuk ke bangku kuliah. Tentu aja pada jaman itu nggak banyak pilihan ponsel, apalagi yang namanya smart phone, bisa dibilang belum ada. Bahkan hampir setiap temen-temen daku pake ponsel dengan merek ataupun model yang sama. Istilahnya, handphone sejuta umat. Kalau pengen tampil beda pun, yang paling memungkinkan hanya merubah tampilan luar atau lebih dikenal dengan istilah casing. Kalau dihitung-hitung, mungkin sejak saat itu sampe sekarang daku udah belasan kali berganti jenis ponsel dan merek. Entah kenapa daku itu gatel banget kalo ngeliat gadget dengan teknologi baru yang ditanam ke dalam ponsel masa kini dengan tampilan yang stylist.  

Daku yakin, temen-temen semua pun tak asing dengan istilah perangkat ponsel Android. Waktu pertama kali muncul di Indonesia, daku pun dengan sigap mulai searching di Kaskus buat ngedapetin ponsel Android ini, sekedar untuk ‘ngoprek-ngoprek’ dan penasaran, sebenarnya apa sih serunya make ponsel berbasis Android ini? Setelah dicoba-coba, ternyata memang ponsel Android ini asik banget! Seperti masuk swalayan dan kamu bisa ngambil apa pun yang kamu suka, hihi… Karena di Android ini kita bakal nemuin aplikasi yang namanya ‘Android Market’ yang semua aplikasi Android bisa kamu dapatkan secara gratis! Lebih serunya lagi, semua aplikasi ini selalu update dan kita gak bakalan ngerasa ketinggalan dengan semua aplikasi yang ada.  

Setelah daku nyoba-nyoba ponsel Android second, kayaknya udah saatnya buat daku untuk make ponsel Android yang handal dan gak malu-maluin buat di bawa kemana-mana, hihi… Pilihan daku pun jatuh ke Acer Liqued E. Kenapa daku pilih Acer? Karena bagaimanapun juga, sebagai produsen komputer nomer 1 saat ini di Indonesia, Acer pasti telah nyiapin perangkat ponsel Android ini dengan sungguh-sungguh.  

Salah satu ponsel keluaran terbarunya tentu saja yang daku pegang saat ini, Acer Liquid E edisi Ferrari! Warnanya  yang merah menyala dengan tema “Scuderia Ferrari”, plus ditambah lambang si kuda jingkrak, ponsel ini cocok banget buat kita yang ngedepanin style. Apalagi ponsel ini dilengkapi dengan berbagai macam theme mobil balap yang dapat kita pilih, selain juga ada pilihan wallpaper yang spesial bergambar five-pane Ferrari yang mewah. Kalo buat cowok, bakal tambah gagah gitu rasanya, haha. acer-liquid-e-ferrari11

Secara spesifikasi, ponsel pintar ini pun sudah mengadopsi Operation System Andriod terbaru, yaitu OS Android 2.1 (Eclair). Tentang nama Liquid E, ternyata juga menyangkut dengan fitur andalan terbaru dari Eclair seperti kemudahan dalam mengakses contact, multimedia, nemoplayer, ufoos, dan sebagainya. Tidak ketinggalan fitur full touchsreen yang menurut daku sangat responsif menjadi fitur yang menyenangkan, padahal daku sebelumnya paling anti memakai ponsel yang gak ada keypadnya *ngelirik temen-temen blogger lainnya* 

Selain itu, buat kamu penyuka fotografi, Acer Liquid E Ferarri ini menawarkan kemampuan mengabadikan foto sebesar 5 MP dengan auto focus, belum lagi memorinya yang sebesar 8 GB cocok banget buat daku plus kamu yang demen dengerin lagu-lagu via ponsel. Buat yang pengen tampil lebih gaya, ponsel ini juga ngembangin handset bluetooth yang sudah dicocokan dengan tema Ferrari. Ciamik! Daku pun udah janjian sama sohib blogger daku yang punya smartphone ini juga, tikabanget, untuk janjian pake itu bluetooth kalau ada acara bareng nanti, hihi…  

Buat daku yang demen banget make jejaring sosial, dengan Android 2.1 berarti Acer Liquid E juga punya aplikasi Twitdroid untuk akses Twitter serta aplikasi jejaring sosial lainnya yang bisa di unduh dalam waktu singkat. Karena Android itu bikinan dari Google, tentu aja di dalam smartphone ini ada layanan Google seperti Gmail, Google Maps, aplikasi Youtube serta akses ke Google Market. Untuk browser, Liquid E menghadirkan browser berbasis WebKit dengan dukungan multitouch pinch-zooming *bisa nge-zoom dengan sentuhan euy!*. Kalau ditanyain kekurangannya, ya itu, daku memang kurang terbiasa make smartphone full touch screen, jadi kudu ada masa penyesuaian, bro. Apalagi jari-jari daku segede pisang raja. Untung aja sekarang daku udah handal, sambil rebahan dan kayang juga bisa, hihi…   

 Sebenarnya masih banyaaak banget fitur menarik dari smartphone ini, tapi nanti daku ceritain di postingan lainnya ya… Kalau masih penasaran boleh lho colek akun twitter @acerID pasti mereka demen ngenbantuin, hihi. Daku mau maen game hits Bistro Cook dulu, seru banget bisa maen game dalam genggaman, hahaha.  (*)

 

 

 NB: Sssst! Nanti daku juga berbagi hasil foto pake Acer Liqued E yaaaa…. Plus makasih foto isengnya dari Ocha dan Goenrock 😀 

Life Begins at 30!

Hari ini, daku akan menceritakan satu rahasia. Rahasia dimana jarang sekali daku ceritakan ke orang lain. Bukan. Daku bukan mau bilang kalo daku sebenarnya Superman atau daku adik kandungnya Teuku Wisnu. Tetapi ini tentang serial ramalan yang iseng daku lakuin dikala umur daku masih dua puluh tahunan awal. Beberapa cenayang itu bilang sambil menatap tajam, “Umur kamu … Kayaknya gak panjang, Dim”. HAH?

 

Untuk daku yang gak percaya beginian, tetep aja ada rasa keder juga dengerinnya. Entah kenapa, ramalan-ramalan itu pun seperti mengikuti perjalanan daku. Entah berapa kali daku sakit dan harus terbaring lemah di rumah sakit, belum lagi kecelakaan motor yang lumayan parah yang sempat membuat daku terkapar di tengah jalan pas tengah malam di Jogja, haha… Sampai temen baik daku yang melihat adegan kecelakaan daku (walau mereka gak tahu kalau yang kecelakaan itu daku) berkomentar, “Kayaknya orang itu gak selamat, deh…”. But, hei! I’m still here, alive.  Umur memang di tangan Tuhan. Tidak ada yang bisa menebak sampai dimana umur kita, sampai kapan kita bisa memberikan tepukan di bahu ke sahabat-sahabat kita, atau… sampai kapan kita bisa menuliskan setiap cerita di halaman ini? Hanya Tuhan yang punya rahasia.  

 30thcandles

Tak terasa, hari ini, umur daku pun menginjak di angka 30. Jujur saja, melihat angka tiga di depan membuat daku sedikit bergetar. Am I that old? Hahaha. Ketika daku ‘curhat’ ke salah satu sahabat, dia malah tertawa. “Lah, dulu siapa yang ngetawain gue waktu gue ngerasa tambah tua?!” Siyal! Daku memang suka ngetawain orang yang curhat kalo ngerasa tambah tua, dan sekarang daku sendiri yang ngerasain. Karma does exist!

 

Apakah semua impian daku telah tercapai? Ah tak layak rasanya sebagai manusia diantara jutaan manusia lainnya, daku masih mengeluh dengan apa yang daku miliki. Memiliki keluarga, sahabat, teman kerja, sampai orang-orang disekeliling yang menyanyangi daku rasanya sudah lebih dari cukup. Mereka harta yang tak terganti oleh apapun. Daku ingin mengucapkan terima kasih untuk semua tawa dan tangis yang telah dibagi. Semua itu menguatkan daku. Hingga daku tetap bisa berdiri di sini dan tersenyum untuk terus melangkah.

 

Daku jadi teringat pesan salah satu teman, “Life begins at 30, Dim!”. I do trust you! ‘Buku baru’  pun sudah daku siapkan untuk diisi dengan cerita-cerita yang akan daku bagi bersama kamu, dimana kamu pun akan menjadi bagian ceritanya. Iya kamu! Sekali lagi, terima kasih yaaa *peluk* 🙂 (*)

.

Note: Terima kasih untuk seluruh doa dan ucapan selamat ulang tahun yang disampaikan melalui twitter, facebook, bbm, email, telpon, sampai sms, it means a lot to me!