20 lagu klasik teromantis versi dimas

Betapa dasyatnya efek sebuah lagu dalam hidup kita. Gak percaya? Ngaku deh, kadang kita bisa mellow banget ketika mendengar sebuah lagu yang begitu mengena di hati, walau kita gak ngerti maksud dari lirik tersebut (I did! Damn!). Kadang kita juga bisa tersenyum, ketika salah satu soundtrack hidup kita tiba-tiba terdengar mengalun di telinga, mungkin lagu kenangan masa pacaran ketika jaman sekolah dulu, atau hanya sekedar lagu yang sering dinyanyikan bersama teman-teman baik kita.

Bisa dipastikan, saat-saat jatuh cinta adalah saat yang paling juara untuk bisa mengenang beribu-ribu lagu dalam memori otak kita. Dari yang sekedar lagu dengan lirik minimalis, sampai dengan lagu yang punya arasemen musik yang dasyat. Yang pasti, seaneh apapun lagu cinta itu, pasti semua menjadi terdengar indah.

Lalu kenapa harus lagu cinta? Jawaban klise, karena cinta itu universal, begitu juga musik. Cinta dan musik saling mengisi kekosongan. Kadang orang jatuh cinta tiba-tiba bisa menyanyikan isi hatinya. Begitu juga dengan mereka yang patah hati, tentunya dapat berteriak nyaring dengan syair lagu broken heart yang berdarah-darah. Ayo ngaku, pasti pernah kan? Hihi…

Nah, intinya sih, saya yang tampan ini, disini hanya ingin berbagi 20 lagu yang menurutku sangat pantas untuk didengar dan dikoleksi untuk siapapun yang sedang jatuh cinta. Liriknya dalam, bahkan bisa sampai mengiris-ngiris hati, halah! Haha….

Ini dia daftarnya: Continue reading “20 lagu klasik teromantis versi dimas”

kembali ke tahun 80-an

Beruntungnya bisa menjalani masa tahun 80’an sebagai anak-anak. Belum krismon, duit seratus perak udah bisa beli berbagai macam snack dan permen, plus, yang pasti ritual bermain bersama-sama di halaman rumah masih sering dijabanin. Gak seperti anak-anak jaman sekarang yang lebih demen nongkrong di depan tv atau maen game sampe mabok.

Nah ngomong-ngomong masalah jajanan di tahun 80-an, masih pada inget gak sih? Pasti masih berasa samar-samar ya? Hehe… Nah untuk mengingat kembali, dan setelah melalui serangkaian wawancara dengan mereka yang benar-benar menjadi saksi hidup tahun 80-an, terkumpulah beberapa aneka permen dan snack yang happening banget saat itu, ini dia :

CHELSEA
Free Image Hosting at allyoucanupload.com Nih permen sumpah kondang banget di era tahun 80-an. Mau anak-anak di ujung Aceh *aku maksudnya, huhu* sampai Pulau Jawa dipastikan pasti pernah ngerasain permen unik ini. Dengan kotak hitam bergambar bunga warna-warni, disediakan pula lobang di tengah yang memberi kesempatan permen di dalamnya agar bisa ngintip dan diintip. Di dalamnya ada sepuluh butir permen berbentuk batu bata kecil yang dibungkus kertas aluminium berkembang-kembang senada. Begitu bungkusnya yang terlipat rapi itu dibuka, aroma manis yang sangat Chelsea bakalan membuat anak-anak semakin menggila untuk segera mencoba. Hihi… Permen ini ada tiga macem rasa, masing-masing rasa dibedakan oleh warna kembangnya. Ada yang kembangnya merah dengan rasa butter scotch, coklat dengan rasa coffee scotch, dan yang hijau dengan rasa yoghurt scotch. Huhu… Dimana engkau Chelsea saat ini?

COCORICO
Free Image Hosting at allyoucanupload.comAku cinta permen ini! Huhu…. Kemasan batangannya mirip seperti permen Kopiko jaman sekarang yang terbaru. Walau isinya minimalis karena hanya terisi 6 butir permen yang berbentuk kotak kecil, permen ini pantas untuk jadi legenda, hehe… Yang pasti permen ini enak banget, warnanya transparan, dan yang rasa jeruk…. Damn! Sumpah enak!

PINDY POP
Permen gak penting. Hehe… Permen ini tampaknya sebagai awal dan tonggak sejarah dari munculnya permen bertangkai seperti Chupa Cups, tapi bedanya nih, kalo Chupa Cups bentuknya botak bulat, nah kalo Pindy Pop ini, bentuknya lollipop gepeng. Logonya bergambar beruang (sayang fotonya gak ada), dan punya rasa yang beraneka. Iya ya… Kemana ya hilangnya permen aneh ini?

Continue reading “kembali ke tahun 80-an”