rahasia (besar) ryo

Namanya kos-kosan tentu sudah hal biasa kalo penghuninya silih berganti setiap tahun. Ada yang pergi, tentu aja juga ada yang datang. Begitu juga dengan kosku. Sebagai penghuni kos yang paling uzur, tentu daku udah sering banget bertetangga dengan makhluk-makhluk luar biasa sampe yang ajaib. Ada yang punya IPK empat mulu padahal kuliah di Teknik UGM *dan jarang banget belajar!* sampe yang gak pernah masuk kuliah, karena kerjaannya cuma jadi peran pengganti kebo di sawah, kekeke. Tapi… Anak yang baru nongol di kosku ini sungguh ajaib. Bukan… Bukan karena dia bisa makan pake idung atau gak punya alis sama sekali. Malah bisa dibilang dia anak kos paling anteng dan ganteng *kata anak-anak kos cewek sebelah* dibandingkan kami yang bar-bar dan mengerikan. Tapi yang aneh adalah… kamarnya! Iya kamarnya! Secara dua kamar di sebelah kiri kamarku itu punya jendela sebesar jendela airport *baca: segede gajah* dan bisa dibuka ke arah atas, tentu pada dasarnya nikmat banget kalo yang suka cari angin untuk teman belajar atau buat mereka yang gak suka masuk kamar lewat pintu, soalnya bisa lewat jendela, tinggal ngangkang udah bisa ngesot ke dalam kamar.

Nah, waktu Ryo *begitu dia biasa dipanggil* pindah ke kamar pojok itu, tiba-tiba aja terjadi perombakan kamar besar-besaran. Semua celah angin dan jendela dipasang kassa kawat yang kayak jaring nyamuk ituh. Mungkin kalo ketemu daku bisa-bisa mulut daku juga dikassa-in ma bokap nyokapnya! Huhu… Belum lagi juga dipasang kipas angin kecil ke arah luar itu *sumpah daku lupa mulu namanya, sampe anak-anak kos bete*. Kalo dipikir-pikir secara ilmiah *cailah!* kalo takut ma nyamuk kayaknya gak, secara kejadian DB baru sekali terjadi di kos. Siapa yang kena? Tentu saja daku yang tampan ini.

Aku dan Iqbal setiap hari mengamati *mengintip tepatnya* dengan seksama dari jendela kamar Iqbal, berharap bonyoknya Ryo bakal pasang AC, jadi kalo kepanasan tinggal ngorok di kamar Ryo, hihi…Tapi sayang itu tak pernah terjadi. Setelah kamarnya udah jadi, daku, Iqbal dan anak-anak kos lain sebagai anak kos yang ramah dan baik hati tentu saja ingin mengunjungi kamar Ryo. Biasanya kami – anak-anak kos lama – hobi banget bertamu di kamar anak baru, mencoba semua barang-barangnya yang baru, lalu meninggalkan kamarnya dalam keadaan seperti abis kena tsunami, kekeke….

Tapi lagi-lagi cita-cita itu kandas! Gagal total! Kenapa? Karena dengan sangat anehnya si Ryo ini gak pernah sama sekali membiarkan pintu kamarnya terbuka lebar. Setiap keluar langsung di kunci kamarnya *ya iyalah!* tapi kebalikannya juga, setiap masuk kamar, pintunya langsung ditutup dan di kunci. Langsung muncul beberapa kesimpulan di otak anak-anak kos: Continue reading “rahasia (besar) ryo”

selamat ulang tahun mama…

Free Image Hosting at allyoucanupload.com

Dear Mama,

Aku kangen Mama. Sungguh sudah terlalu lama kita tak bertemu, lebih dari tujuh tahun aku tak bisa menyentuh lembut jemarimu atau sekedar membantu Mama lagi mencari jilbab yang serasi dengan baju. Iya Ma, aku tak mungkin lupa dengan warna kesukaan Mama, coklat muda dipadu dengan bros yang serasi. Atau daster batik yang selalu Mama pakai di rumah, daster yang aku beli di Beringharjo dengan harga cukup murah, seperti pesan Mama.

Ma, aku selalu rindu Mama disetiap doa yang kukirimkan untuk Mama. Aku juga rindu masakan Mama, mulai dari tempe goreng dengan racikan khusus sampai dendeng balado yang selalu kuminta ketika pulang. Senyummu akan segera mengembang ketika aku memakan semua dengan lahap. Ya, di Jogja memang tak ada makanan seenak masakan Mama. Masakan yang dibuat dengan penuh rasa sayang.

Hari ini Mama ulang tahun, tepat berumur 58 tahun. Ingin rasanya aku mampu mencium kening Mama dan mengucapkan syukur atas hadirmu di hidupku. Tak ada hadiah dariku Ma, sekali lagi hanya doa yang mampu kupanjatkan. Aku tahu, kebahagiaanku dan kebahagiaan anak-anakmu adalah harta yang ternilai dibandingkan benda apapun.

Ma, anggrek-anggrek kesayangan Mama pun berulang kali mekar sangat indah, entah yang berwarna ungu, atau putih yang selalu menjadi kesukaan Mama. Bunga yang selalu membuatku menangis dalam hati ketika aku menyentuhnya dengan perlahan. Maafkan ananda Ma, hari ini, aku tak bisa mengantarkan setangkai bunga anggrek bulan yang cantik ke pusaramu. Di tempat Mama tertidur dengan damai. Selamanya bersama doa-doa yang menemanimu.

Mamaku tercinta, selamat ulang tahun, aku sungguh merindukanmu.