Saldo Kesalahan di Tahun Baru

Tahun baru biasanya diiringi resolusi baru. Saya sendiri biasanya rajin menulis resolusi yang saya harapkan untuk setahun ke depan. Bahkan saya dengan sahabat-sahabat saya biasanya sebelum pergantian tahun menuliskan masing-masing resolusi kami di secarik kertas, lalu semuanya tanda tangan sebagai tanda kewajiban bagi kami untuk merealiasikannya. Lalu apa yang terjadi, Dim? Sejujurnya, dari semua resolusi

#Day1: Selamat Datang 2015!

2015. Tahun yang optimis. Kenapa begitu? Karena bagi saya sendiri, tahun ini saya punya beberapa rencana atau pun target yang ingin dicapai. Tak ada yang terlalu ambisius – well, maybe some of it – tetapi dengan semakin bertambahnya umur, saya akhirnya sadar, musuh terbesar kita adalah diri kita sendiri. Beberapa target saya yang ingin dicapai

#Day3: What Are You Reading Right Now?

Di antara kemacetan jalanan Jakarta, daku mulai tenggelam membaca jajaran berita online di gadget daku yang menggunakan jaringan stabil XL Hotrod 3G+ *tetep iklan, haha*. Mataku pun terhenti di salah satu judul “Resolusi Tahun Baru Paling Populer 2013”. Sebelum daku baca kontennya, daku berfikir, “Ah, palingan resolusinya gak jauh-jauh dari kalau gak pengen tambah sukses,