#Day3: Serba Pertama Kali

comments 12
aku dan jakarta / cerita seru!

Selalu ada yang pertama dalam perjalanan hidup kita. Pertama kali jatuh cinta, pertama kali mengendarai sepeda, pertama kali traveling sendirian, dan masih banyak pertama kali lainnya.

Apalagi di awal tahun 2015 ini, begitu banyak bertebaran ungkapan ‘pertama kali’ di jaringan media sosial. Mulai dari yang serius sampai yang hanya bercanda. Bukanlah sekadar latah, tetapi hari ini saya pun baru pertama kali merasakan naik kereta Commuter Line. Ya, saya belum pernah mencoba sekali pun naik kendaraan umum yang satu ini selama tinggal di ibukota Jakarta. Kebetulan kali ini saya bepergian bersama teman baik saya Meirza, dimana dulu kami sama-sama bekerja di Bangkok dan kendaraan utama kami adalah kereta dalam kota selama tinggal di sana.

Berhubung kami berdua baru pertama kali naik Commuter Line, tentunya kami membandingkan apa yang kami rasakan di Bangkok dengan di Jakarta yang pastinya memiliki pengalaman yang berbeda. Sesungguhnya saya merasa keretanya terasa nyaman dengan biaya yang sangat murah. Tetapi ada beberapa kekurangan yang pasti bisa dibenahi, hingga suatu saat nanti akan bisa menyamai kemajuan teknologi serta pelayanan yang sekelas atau bahkan lebih bila dibandingkan dengan Bangkok.

Saya sendiri tak bisa membayangkan apabila ada turis asing yang menaiki kereta dalam kota ini, mungkin akan sedikit membingungkan. Apalagi apabila ketika hujan deras, akses kita untuk naik turun di beberapa stasiun kecil akan menjadi tantangan besar karena tiadanya atap yang cukup memadai untuk menutupi seluruh penumpang di selasar stasiun.

But anyway, bagi saya pengalaman pertama dalam hidup selalu menarik. Ada rasa tertantang, khawatir, tetapi ada kesenangan seperti akan membuka kotak kado ulang tahun dengan hadiah yang penuh kejutan – entah kita akan menyukainya atau tidak nantinya. Rentetan pengalaman pertama yang menanti kedepannya membuat perjalanan hidup menjadi jauh lebih seru. Bayangkan apabila setiap hari kita hanya menjalani hal yang sama, menemui permasalahan yang sama, dan mengatakan hal yang sama. Betapa membosankan, bukan?

Saya sendiri akan menantikan setiap kejutan pengalaman pertama di setiap tikungan perjalanan hidup. Semoga tidak banyak tatapan mata membelalak atau pun teriakan kecil nantinya. Yang pasti, ketika di kereta tadi saya menemukan kejutan lain. Seorang ibu yang mencoba menenenangkan anak balitanya yang terus berteriak & menangis sepanjang perjalanan, dengan santainya beliau menyikap baju bagian depan, dan mulai menyusui anaknya tanpa memperhatikan sekitar.

Mungkin itu tatapan membelalak saya untuk pertama kali di tahun 2015 – berhubung saya berdiri tepat di depan beliau. Nah, kamu sendiri pengalaman pertama apa yang seru di awal tahun ini? (*)

#Day2: Menjaga Persahabatan

comments 2
aku dan jakarta / mencintai hidup / tentang sahabat

Ketika usia semakin bertambah dan kesibukan mulai berkejaran dengan detik waktu yang terus berputar, rasanya semakin banyak hal sederhana yang mudah untuk dihitung menjadi sekumpulan rasa syukur. Mulai dari sekedar kesempatan untuk bisa pulang ke rumah tepat waktu, tidak kehabisan makanan kesukaan di tempat makan favorit, sempat menonton film di hari terakhir tayang di bioskop, sampai kesempatan untuk berkumpul dengan sahabat-sahabat di sela waktu.

Kalau ketika jaman sekolah atau kuliah kita bisa begitu mudahnya meluangkan waktu untuk nongkrong bareng serta berbagi tawa, tetapi ketika kita sudah punya prioritas keseharian lainnya – yaitu bekerja atau kesibukan teratur lainnya – untuk bisa bertemu, lalu sekedar bercerita apa yang dialami & dirasakan ke teman-teman dekat, rasanya menjadi sangat mahal dan sungguh berharga.

Saya mengenal salah satu teman baik yang selalu mengalokasikan sebagian kecil gajinya setiap bulan untuk mentraktir makan atau sekedar ngopi bersama teman dan sahabat lama yang berbeda-beda untuk saling update cerita hidup. Small action tetapi bagi saya sungguh tindakan yang luar biasa. Ia bersedia meluangkan rejeki dan waktu sibuknya menghubungi teman lama yang mungkin sudah lama tak bersua untuk bersilaturahmi kembali dan tentunya bukan untuk menawarkan MLM atau asuransi.

Selain itu, saya juga mengenal seorang teman baik lainnya yang selalu rajin menelpon setiap teman – lama atau pun baru – ketika mereka merayakan ulang tahun. Dimana era sekarang kita memiliki kemudahan untuk mengirimkan pesan ucapan selamat ulang tahun melalui berbagai aplikasi pesan online seperti WhatsApp, Line, dan lainnya serta adanya social media channel seperti Facebook dan Twitter. Akibatnya, begitu banyak orang (termasuk saya) yang semakin permisif untuk menyampaikan rasa suka cita kita melalui media tulisan singkat, dimana yang terjadi kehangatan yang mungkin berkurang serta intimasi yang menjadi terbatas.

Intinya, begitu banyak cara untuk mengikat persahabatan dengan mereka yang telah membuat hidup kita lebih berwarna dan membuat dunia menjadi lebih nyaman untuk kita tinggali. Tetapi pertanyaannya, bagaimana caranya untuk mempertahankannya? Begitu banyak pertanyaan yang sedang ada di benak saya. Nah menurut kamu sendiri, bagaimana cara untuk menjaga persahabatan dengan teman-teman kamu di antara kesibukan waktu? (*)

#Day1: Selamat Datang 2015!

comments 8
aku dan jakarta / mencintai hidup / single life

2015. Tahun yang optimis. Kenapa begitu? Karena bagi saya sendiri, tahun ini saya punya beberapa rencana atau pun target yang ingin dicapai. Tak ada yang terlalu ambisius – well, maybe some of it – tetapi dengan semakin bertambahnya umur, saya akhirnya sadar, musuh terbesar kita adalah diri kita sendiri.

Beberapa target saya yang ingin dicapai mengalami kegagalan atau tertunda karena tidak ada keinginan atau pun dorongan yang kuat untuk menyelesaikannya. Just that. Rasanya seperti sebilah busur panah yang jatuh sebelum kena sasaran, padahal sudah tampak di depan mata. Kecewa itu pasti, tetapi hanya kita sendiri yang bisa mendorong diri untuk mau bangkit kembali, mengulang, dan mencoba menyasar target sebaik mungkin.

Bagi saya, walau beberapa target pribadi ada yang belum tercapai, tetapi saya cukup bersyukur karena di dalam karir, mungkin tahun lalu adalah tahun yang sangat menantang sekaligus tahun yang paling menyenangkan! Bekerja di salah satu industri yang bergerak cepat dan penuh keriuhan setiap harinya, tentu bukan suatu hal yang mudah untuk dijalani, tetapi dengan dikelilingi oleh orang-orang hebat yang passionate, selalu berpikiran positif, humoris, dan memperlakukan saya sebagai bagian dari keluarga besar, rasanya tak ada yang perlu dirisaukan. I thank God for this.

Hal lain yang perlu disyukuri adalah kesehatan. Walau tahun lalu sempat dirawat hampir dua minggu di rumah sakit karena kelelahan, tetapi bagi saya kesehatan keluarga besar saya lebih penting. Alhamdulillah dari Papa sampai kakak-kakak saya diberikan kesehatan dan semoga selalu dilimpahkan kesehatan untuk seterusnya. Menjaga kesehatan menjadi target utama saya di tahun 2015 ini. Lebih rajin olah raga, menjaga pola makan dan istirahat, serta yang terpenting tahu batas kemampuan diri sendiri. Serta mencoba tantangan baru: lari atau olahraga luar ruangan lainnya.

Hal lain yang ingin dicapai? Banyak, sih. Ingin traveling setiap dua bulan sekali, bisa menyelesaikan menulis buku yang tertunda dua tahun, ibadah yang jauh lebih baik, dan beberapa hal lain. Serta satu hal penting lainnya, lebih rajin menulis blog, karena bagaimana pun juga bagi saya menulis itu menyembuhkan. Baik dari rasa gusar, sedih, sampai rasa tak nyaman menghadapi tantangan hidup setiap harinya.

Terakhir, saya percaya setiap keberhasilan dalam hidup kita tak akan pernah lepas dari campur tangan Tuhan serta dukungan dari orang-orang sekitar kita. Jadi di tahun 2015 ini, saya pun mendoakan orang-orang terkasih di sekeliling saya – termasuk Anda pembaca blog ini agar selalu diberikan kesehatan, kesuksesan, serta rasa bahagia yang tak pernah putus. Bukankah kebahagiaan akan selalu lebih berarti ketika bisa dibagi? Sampai bertemu lagi di tahun yang (akan) luar biasa ini! (*)

Daku Berubah! Apanya?

comments 18
aku dan jakarta / gym & fitness

Tak terasa bulan Februari akan segera berakhir. Banyak hal yang menyenangkan dan perubahan yang terjadi di awal tahun 2014 ini. Mulai dari kantor baru, suasana kerja yang baru, sampai semangat baru! Semangat baru ini pun tak jauh-jauh dari keputusan daku yang tepat untuk memulai latihan olahraga dengan konsisten.

Kalau teman-teman lama daku, pasti kaget banget dengan kegemaran daku terkini yaitu latihan gym secara teratur di Fitness First. Memang dulu awal-awalnya daku latihan hanya seminggu tiga kali plus kadang pake bolong-bolong latihannya, sekarang daku bisa seminggu empat kali latihan bareng Personal Trainer terlatih, sisanya kadang-kadang daku dengan sukarela bangun pagi banget lalu latihan sendirian di gym mulai jam 7 pagi.

Kalau dulu? Boro-boro daku olahraga, hihi… I’m not number one fan on doing sports. Anything. Sejak mulai olahraga di Fitness First, dengan didampingi Personal Trainer yang tepat, daku pun mulai membangun motivasi untuk bisa terus semangat. Emang motivasinya apa, Dim? Simple, daku pengen sehat dan gak mudah capek. Karena di kantor sebelumnya, daku bisa banget tuh sakit sebulan sekali. Mulai dari flu sampai demam, padahal jam kantornya pun terbilang santai karena jam lima sore sudah pulang. Sedangkan di kantor yang sekarang daku bisa hampir tiap hari pulang diatas jam 8 malam, tetapi I feel healthy dan gak pernah ngerasa capek. Plus bonusnya, perut gendut daku pun menghilang! Hihi… This is a great progress! Sekarang daku gak pernah nolak ajakan teman-teman untuk mencoba olahraga lain dari yoga sampai Muay Thai. I like my new positive motivation. 

Perubahan diri sendiri emang kadang gak mudah. Apalagi buat daku yang tidak punya basic apa-apa dalam olahraga dalam ruangan, termasuk menggunakan alat-alat fitness. Untungnya daku dilatih Personal Trainer yang sabar bener, hahaha… Apalagi daku termasuk demen ngobrol, jadi kadang harus mengerem diri sendiri untuk fokus latihan dan mengikuti pola exercise yang sudah disusun rapi oleh Personal Trainer.

Setiap hari daku selalu mengawali latihan dengan berlari di treadmill selama 10 – 15 menit untuk pemanasan. Lalu baru memulai circuit training yang biasanya dengan 3 gerakan berbeda yang masing-masing dilakukan sekitar 15 – 20 repetisi sebanyak 3 set. Setelah selesai, akan dimulai dengan 3 gerakan berbeda latihan lainnya. Fokusnya pun diubah-ubah sesuai kesepakatan dan target, mulai dari perut, dada, punggung, dan seterusnya. Disini pentingnya Personal Trainer buat daku, karena pola latihannya terjaga plus disesuaikan dengan kemampuan dan target kita.

Ini nih beberapa contoh latihan daku, maapkan ya bajunya beda-beda, bukan kecentilan satu hari ganti-ganti baju tetapi memang pas beda hari dan pas latihannya bisa disambi foto-foto, hihihi… Ini dia contohnya!

Latihan TRX yang mengandalkan beban tubuh:

TRX fitness first

Latihan dengan alat/beban:

latihan alat fitness first

Dan yang paling daku suka adalah latihan cardio dengan Muay Thai!

Muay Thai Fitness First

Tuh kan seru banget latihan bareng Personal Trainer melalui program #FFLetsGetPersonal. Daku dipandu latihan plus tak merasa bosan dengan varian latihannya. Penasaran? Kalau pengen coba yuk klik saja link berikut ini:

http://fitnessfirst-letsgetpersonal.com/id/register (*)

Follow my blog with Bloglovin

Abis Liburan? Olah raga lagi!

comments 9
cerita seru! / gym & fitness

Liburan selalu menyenangkan. Begitu pun dengan daku yang baru aja pulang liburan beberapa hari di Hong Kong, cerita lengkapnya menyusul ya, hehe… Problem buat daku selama liburan hanya satu, kontrol makanan yang daku makan. Kalau yang namanya udah keluar kota atau keluar negeri tentunya kita pengen banget coba semua makanan yang ada, kan? Begitu pun dengan daku. Kalau biasanya di Jakarta hidup serba sehat dengan makanan yang ditakar dengan baik plus olahraga dipandu Personal Trainer melalui program #FFLetsGEtPersonal, nah pas daku keluar kota rasanya sulit banget untuk konsisten.

Selama di Hong Kong pun berhubung daku dijamu oleh Hong Kong Tourism Board dan maskapai Tigerair Mandala, makanannya berasa gak abis-abis, hihi… Tau sendiri kalau udah yang namanya makanan tengah, berasa free flow, abis satu, diganti dua menu lainnya. The best thing, everything just delicious there!

Daku sadar banget, balik ke ibukota harus kembali memulai dengan olahraga di Fitness First Sency, apalagi Personal Trainer daku udah ngingetin berulang kali untuk segera latihan dan jaga makanan, hihi. Tentunya reminder seperti ini yang sulit kita miliki kalau kita latihan sendiri. Setelah daku banyak ngobrol dengan beberapa temen yang kebetulan latihan di gym juga, ada beberapa alasan utama kenapa mereka memilih untuk berlatih dengan panduan Personal Trainer:

Tidak menampakan hasil dari latihan sendiri

Ada temen dekat daku yang udah konsisten latihan sendiri di gym untuk beberapa minggu dan tetap aja berat badannya gak berkurang atau tujuan yang diinginkan tidak tercapai. Nah, kalau udah begini, udah saatnya tuh untuk menggunakan jasa Personal Trainer. Mereka bisa membantu untuk review mulai dari pola latihan kita bagaimana, kebiasaan makan, dan menyusun program latihan yang lebih efektif. Personal Trainer nantinya juga akan membantu kita untuk menetapkan tujuan yang lebih realistis dan tentunya bagaimana caranya kita tetap termotivasi untuk latihan. Seperti daku yang berasa banget bisa ngurangin berat badan dengan bantuan dari Personal Trainer Mas Dadang Suherman. Ciamik lah pokoknya program latihannya!

 photo IMG_6531_zps6173f368.jpg

Kita gak tahu harus mulai darimana

Daku yakin banget, sebagian besar dari kita udah paham kalau latihan di gym itu terdiri dari kardio, angkat beban, sampai latihan fleksibilitas. Tetapi ketika kita tahu begitu banyak macamnya dan begitu banyak pula gerakannya, mikirin aja udah capek sendiri, kan? Hihihi… Been there. Apalagi dengan menjamurnya majalah kesehatan dimana-mana, informasi yang kita terima begitu beragam dan terkadang membingungkan. Disinilah saat Personal Trainer bisa memberikan bantuan untuk kita. Mereka bisa membantu untuk memaksimalkan waktu yang kita punya dan disesuaikan dengan jadwal latihan yang masih make sense. Selain itu, paling penting mereka akan membantu kita untuk latihan dengan berbagai teknik yang menghindari kita dari kebosanan juga, lho.

Perlu supervisi dan dukungan selama latihan

Beberapa orang sudah cukup paham bagaimana latihan yang tepat dan bahkan mereka juga paham cara menggunakan alat yang benar, tetapi mereka lebih menyukai apabila ada Personal Trainer yang membantu untuk memberikan supervisi dan dukungan nyata selama latihan. Apalagi untuk mereka yang latihan dengan beban yang cukup berat, tentunya Personal Trainer akan membantu sebagai partner yang akan memastikan latihan berjalan dengan lancar.

Perlu motivasi dan akuntabilitas

Serem bener ya bahasanya? Hahaha… Jadi sebenarnya ini daku banget! Buat daku, Personal Trainer ada membantu kita untuk membangun motivasi. Jadi tidak hanya sekedar kita investing money, tetapi kita juga investing our time as well. Maka dari itu, tugas Personal Trainer disini selain membantu memberikan motivasi, mereka juga memastikan bahwa jadwal dan sesi yang kita ambil digunakan semaksimal mungkin! Karena ketika kita skip satu sampai dua latihan, rasanya akan semakin berat untuk memulai lagi termasuk mencapai tujuan yang kita inginkan.

Latihan untuk persiapan olahraga lainnya

Nah, kalau ini seperti rekan daku di program #FFLetsGetPersonal – Kak Mia Salim. Dimana doi rajin latihan di gym bersama Personal Trainer karena persiapan untuk ikutan marathon! Nah dengan tau dari awal tujuannya, Personal Trainer bisa memberikan program latihan yang sesuai untuk mendukung kesiapan fisik mengikuti kompetisi olahraga tertentu. Seru banget, kan?

Kalau kamu, tujuan untuk ikutan gym atau olahraga untuk apa nih? Share dong! :D (*)

Manfaat Latian Bareng Personal Trainer

comments 13
gym & fitness / mencintai hidup

Masuk bulan ke dua daku latihan gym di Fitness First bareng #FFLetsGetPersonal, banyak banget pertanyaan apa sih bedanya latihan sendiri dibandingan bareng Personal Trainer? Kalau menurut daku, beda paling signifikan sih kalau latihan sendiri artinya sendirian, sedangkan kalau bareng Personal Trainer pastinya berdua *hening*

Tapi beneran deh, banyak banget manfaat latihan bareng Personal Trainer seperti yang pernah daku tulis di postingan blog sebelumnya. Nah di bawah ada beberapa hal lain yang penting buat disimak kenapa kita kudu latihan fitness pake Personal Trainer:

Mereka Mengajari Banyak Ilmu Baru

Kalau kita baru aja daftar jadi member gym, memakai jasa Personal Trainer adalah pilihan cerdas. Seperti Fitness First, mereka juga menawari sesi gratis lho supaya kamu familiar dengan alat-alat gym dan pastinya Personal Trainer akan memberikan pencerahan bagaimana kita bisa mencapai tujuan kesehatan yang diinginkan, mulai dari pola latihan sampai pola makan juga.

Mereka Jadi Tempat Curhat Yang Asik

Punya temen yang drama sampai kerjaan kantor yang setumpuk, Personal Trainer kita bisa jadi orang yang tepat untuk diajak ngobrol sambil ngangkat beban sampai sit up, hahaha. Terkadang mereka juga memberikan input yang OK juga, lho.

Mereka Punya Mata Yang Objektif

Kita semua punya beberapa bagian tubuh yang ingin dibentuk dan Personal Trainer tidak hanya memberikan masukan yang realistis untuk masing-masing gerakan yang kita lakukan beserta hasilnya, tetapi mereka juga paham bagaimana supaya sesi latihan kita bisa optimal untuk mencapai target.

Mereka Lebih Baik Dari Cermin

Pasti sering kan liat orang yang angkat beban sambil merhatiin kaca di tempat gym, hihi. Biasanya mereka melakukan ini supaya gerakan yang dilakukan tidak meleset alias salah, tetapi tentunya akan jauh lebih baik apabila ada seseorang yang mendampingi dan memperhatikan dengan jeli setiap gerakan latihan yang kita lakukan.

Mereka Memaksa Kita Latihan Sampai Batas Maksimal

Ketika kita sudah berfikir, “Gila ah, gak sanggup lagi gue!”, seorang Personal Trainer kadang bilang, “Ayo Mas Dimas, lima kali lagi saja”. Dan apa yang daku lakukan? Yes, daku bakal ngelakuin dan ternyata bisa plus baik-baik saja.

Mereka Akan Menjaga Sesi Latihan Sesuai Jadwal

Ini penting banget buat daku, apalagi latihannya setiap pagi hari mulai dari jam 7. Terkadang lebih menarik untuk nerusin tidur daripada kudu berangkat sebelum jam 6 pagi untuk latihan gym. Tetapi seorang Personal Trainer akan selalu rajin mengingatkan waktu latihan dan tujuan kita latihan.

Mereka Terus Berhitung

Well, ini mungkin cuma daku aja yang kadang begitu pemalas, tetapi daku suka banget dan merasa nyaman karena ada seseorang yang terus memperhatikan dan menjaga sesi latihan, terus memberikan support ketika kita sudah merasa tidak sanggup lagi melakukan sesi tertenu, dan yang terpenting mengingatkan tujuan akhir yang hampir tercapai, dimana untuk daku, adalah supaya lebih kurus dan sehat!

Pengen Kurusan? Ini Dia Caranya!

comments 16
gym & fitness / lifestyle & fashion / working world

Akhirnya! Celana yang biasanya yang daku pake yang serba berukuran 31 jadi berasa kebesaran. Padahal sewaktu daku masih pake celana ukuran 30 (baca: kurus) dan lalu berubah menjadi 31 (baca: ho oh gendutan!) harus melalui hari-hari jatuh miskin, karena kudu beli celana beberapa biji untuk ‘melegakan’ perut daku yang semakin tumbuh besar. Tetapi setelah ikutan program Personal Trainer #FFLetsGetPersonal lebih dari sebulan, taraaa… lingkar pinggang daku berkurang 4 cm! Hihi… plus penambahan ukuran lainnya yang memang pengen massa ototnya bertambah. Gimana caranya tuh Dim bisa turun? Baiklaaah… Daku ndak mau text book ya, hanya ingin berbagi apa yang daku jalani, hihi…

Pola Makan

Sarapan: yang pasti setiap pagi daku hanya sarapan satu, yaitu roti gandum. Siapa bilang si roti gandum ndak enak? Enak kok! Apalagi kalo kita kasih selai yang sesuai, gak perlu banyak-banyak, asal sudah berasa aja, hihi… Terus daku ndak lupa minum susu low fat tapi high proteinnya. Penting banget buat yang olahraga supaya massa ototnya berkembang. Apalagi Personal Trainer Fitness First rajin banget ngingetin untuk jaga pola makan yang sehat. Karena kalau kita rajin nge-gym tapi makannya masih berantakan bakal sama aja, hihi..

Makan siang: nah ini yang susah, pasti gatel banget pengen makan semuanya, huhu… untungnya di kantor daku ada catering online. Jadi daku hampir tiap hari pilih makanan dengan nasi merah, sayur mayur, dan makanan yang non-gorengan. Jadinya kalau hari kerja aman sentosa, hihi…

Makan malam: nah biasanya daku mengurangi makan malam dan diganti dengan salad dan buah-buahan. Untungnya di bawah kantor ada supermarket yang jual salad segar dan buah-buahan yang enak. 

 photo IMG_5668_zps30901d14.jpg

Olah Raga Teratur 

Berhubung olahraga daku cuma balet dan nge-gym *jitak yang percaya* jadi daku maksimalin di sana deh. Jadi daku nge-gym biasanya seminggu 3x didampingi Personal Trainer dari Fitness First plus kalo lagi rajin cardio sendiri, daku bisa sampai 5x dalam seminggu. Jadwalnya Selasa, Kamis tiap jam 7 pagi dan Minggu pagi jam 10 pagi. Nah kalo keluar isengnya daku juga suka nge-gym Sabtu sore karena suasanya lebih sepi, lah iya yang lainnya pasti pada kencan, hihi… Biasanya tiap hari beda-beda yang dilatih, kalo Senin punggung, besoknya dada, besoknya lagi kaki. Sekali repetisi biasanya 12-20x dengan 4 kali putaran. Capek? Gak kok biasa aja kalau udah rajin dilakuin. Gak lupa sebelum mulai nge-gym biasanya daku latihan cardio 10-15 menit. Demikian pun setelah latihan dengan alat, biasanya daku tutup dengan latihan cardio lagi. Nah, cardio itu penting lho buat ngurangi berat badan… seperti daku, hihi… Bahkan kadang daku sering bengong ngeliat orang yang bisa latihan cardio (lari atau sepedaan) bisa sejam lebih.

 photo IMG_5675_zps308d47d0.jpg

Tantangan

Tantangan paling berat buat daku itu adalah istirahat yang cukup. Karena bagaimana pun juga kalo kita udah olahraga  dan makan makanan sehat tanpa diiringi istirahat yang cukup, hasilnya gak maksimal. Sewajarnya badan kita itu kudu istirahat 6 sampai 8 jam sehari. Lah daku, biasanya tidur diatas jam 12 dan bangun sebelum jam 6, jadi kurang banget kan*bawa bantal ke kantor*. Jadi jangan lupa ya tidur malamnya, plus minum air putih yang banyaaaak.

Lalu bagaimana Dim jaga mood supaya kita tetep jaga makan dan rajin olahraga? Gampang, bayangin aja punya badan sehat yang ndak sakit-sakitan lagi plus bonusnya transformasi bentuk tubuh yang bakal kamu dapet, pasti seneng dong ya… Semua pasti ndak ada yang instan, maka dari itu usaha kuat juga diperlukan. Apalagi dengan didampingi Personal Trainer yang tepat seperti daku pasti jadi lebih rajin dan semangat untuk terus olahraga. Jadi, kapan nih mulai ikutan gym? (*)

Empat Resolusi Mudah untuk Lebih Bugar

comments 9
gym & fitness / mencintai hidup

Setiap tahun baru pasti yang tak terlewatkan adalah untuk membuat resolusi baru. Daku pun begitu, tetapi tahun ini cita-cita daku cukup mudah, yaitu supaya lebih bugar.  Apalagi sejak bekerja di dunia digital agency yang serba dinamis dan terkadang kudu long hours, tentu daku harus bisa menjaga badan supaya selalu fit.

Nah, setelah daku latihan sebulan ini di Fitness First dengan program #FFLetsGetPersonal, selain badan daku yang semakin sehat dan bugar, daku juga dapet banyak tips dari Personal Trainer atau pun temen-temen yang pada rajin pergi ke gym juga. Nah, buat daku sendiri, ada empat resolusi mudah supaya lebih bugar di tahun 2014 ini!

Jangan Pasang Target Terlalu Tinggi

Siapa sih yang gak pengen punya badan ala olahragawan buat yang cowok atau bisa seperti model Victoria Secret bagi yang cewek? Gak ada salahnya sih pasang target di tahun yang baru, tetapi tentu penting banget untuk kita realistis dengan target yang kita inginkan ketika mulai olahraga. Kalau daku, akan selalu berdiskusi dengan PT, kira-kira dengan target daku ngehilangin perut gendut bisa berapa bulan dan lalu mulai set target bareng-bareng. Paling penting adalah kita memulai olahraga secara teratur dan makan makanan yang sehat dan bernutrisi.

Bergerak Lebih Banyak Dalam Keseharian

Selain latihan secara teratur di gym, tentu kita juga perlu mengimbangi dengan banyak bergerak dalam keseharian. Hal mudah seperti jalan kaki ke kantor dari halte bus, naik tangga kalau hanya naik satu lantai, atau sesimpel melakukan gerakan-gerakan kecil di kursi kerja supaya badan lebih fleksibel dan tidak mudah lelah.

Buat Olahraga Lebih Seru

Banyak cara untuk membuat olahraga lebih fun di gym. Apalagi bila kita latihan dengan Personal Trainer yang tepat. Seperti daku yang selalu berdiskusi untuk variasi latihan. Misalkan setiap hari bisa berganti-ganti antara latihan cardio dengan beban, atau pun bisa berganti antara latihan dengan alat atau yang lebih seru mencoba Muay Thai dan TRX. Ketika kita menemukan PT yang bisa menjadi konsultan, olahraga bisa jadi lebih menyenangkan, dan yang lebih penting, target juga tidak terlewatkan. O iya, kalau pun misalkan bosan dengan latihan alat, kita juga bisa join di kelas yoga atau hip hop. Olahraga ramai-ramai juga menyenangkan!

Lakukan  Latihan Cardio dengan Intensitas Tinggi Setiap Minggu

Berhubung daku lagi pengen ngurusin badan terutama di sekitar pinggang, sangat penting buat daku untuk latihan cardio yang manfaatnya banyak banget. Mulai dari meningkatkan denyut jantung, menguatkan sistim kardiovaskular, meningkatkan stamina, dan tentunya membakar kalori, ihiy! Untuk memulai, kita bisa melakukan interval training, misalkan dengan lari di treadmill selama dua menit dengan pace kencang, lalu dilanjutkan dengan 3 menit dengan pace lebih pelan. Lakukan hal ini berulang kali bisa sampai 30 menit. Walaupun rasanya pengen gigit orang saking capeknya, tapi ini berguna banget deh, hihi. Kalau daku selain latihan teratur di gym, ketika lagi di rumah terkadang daku juga ngelakuin skipping sekitar 10 menit di pagi hari dan malam hari. Lumayan lah sebulan ini daku berhasil turun 2 – 3 kg, yay!

Nah, kalau kamu sendiri, ada target apa di tahun 2014? (*)

 

Let’s Get Personal!

comments 6
gym & fitness

Akhiranya gak terasa udah nge-gym sebulan lebih dan rasanya tentu semakin sehat, semakin semangat beraktivitas sehari-hari, dan tentu makin kurus juga, hihi… Beruntung banget bisa merasakan latihan bareng Personal Trainer #FFLetsGetPersonal yang memberikan pengalaman gym menjadi lebih menyenangkan dan terjadwal dengan baik. Nah kalau ada yang penasaran apa alasan daku gym *sst jawabannya ada di video ini* dan wujud daku sebelum latihan teratur, nah simak yuk videonya: