Tips Persiapan Liburan ke Raja Ampat

comments 10
Cerita Kakatua / jalan-jalan yuk

Hah? Kemana, Kak? Raja Ampat? Are you serious?

Masih teringat jelas perbincangan saya dengan teman baik saya Ellyse, yang namanya popular di Instagram dengan akun @esinsilia melalui aplikasi chatting WhatsApp.

Iya Kak, jalan-jalan ke Raja Ampat! Mau, gak?

Saya pun berteriak kegirangan dan tentu saja saya menjawab, MAU BANGET IKUT! Bagi saya, melancong ke Raja Ampat itu seperti pergi ibadah bagi para traveler di Indonesia. Mendengar Raja Ampat saja langsung terbayang hamparan laut biru dengan gugusan pulau-pulau cantik yang bisa dinikmati sejak matahari terbit sampai terbenam.

Walau pun sebenarnya saya merasa sangat khawatir dengan diri sendiri karena saya bukanlah tipe penjelajah wisata dengan satu tas ransel untuk kebutuhan selama seminggu, haha. Intinya, saya ragu, apa bisa, ya?

Ketika saya berbagi kegembiraan saya dengan sahabat-sahabat blogger saya, mereka pun turut senang tapi dengan pertanyaan dan pernyataan yang nyaris sama.

Kamu yakin, Dim? // Bukannya kamu kalau jalan-jalan kudu yang bawa koper gitu, ya? // Kamu kan rempong banget bawaannya!

Pertanyaan bertubi-tubi dari mereka membuat nyali saya semakin ciut, haha. Tetapi saya tak patah semangat! Pergi ke Raja Ampat barengan sama teman-teman yang seru tidak akan datang untuk kedua kali! Kali ini saya sangat beruntung bisa berangkat dengan teman-teman perjalanan yang super menyenangkan, bersama @esinsilia, @ernandaputra, @keenanpearce, dan @ayladimitri. Sejujurnya rada minder juga sih karena siapalah daku dibanding kakak-kakak ini yang setiap posting foto di Instagram yang nge-like udah kayak satu supporter lapangan basket atau lebih, haha. Tetapi ketika dimulai dari menginjakkan kaki bersama di bandara Soekarno Hatta. I know exactly this journey going to be super duper awesome with them!

Tapi genk, sebelum saya cerita serunya perjalanannya seseru apa, saya mau berbagi tips persiapan liburan ke Raja Ampat. Kamu harus percaya sama saya karena ini ditulis berdasarkan pengalaman pribadi dan daku bukanlah travel blogger kawakan yang sudah jalan-jalan ke berbagai tempat wisata di berbagai penjuru Indonesia, jadi isinya apa adanya begini, haha. Siap?

Tips Persiapan Liburan ke Raja Ampat

Ini dia 3 (tiga) tips paling penting yang ingin saya bagi ke kamu:

1. Sewa Hostel Dari Awal

Saya sangat beruntung bahwa perjalanan saya ke Raja Ampat menjadi sangat nyaman karena panduan dari teman-teman Kakatua Hostel. Hostel yang asyik banget dan nyaman untuk ditinggali, plus para staff yang ramah dan jago masak, haha. Sebelum kamu menuju ke Raja Ampat silakan untuk memesan kamar melalui website Kakatua Hostel atau telepon ke +62 821 9750 9582 jauh-jauh hari, yah! Rate kamar disini pun sangat bersahabat, saat ini sekitar IDR 275 ribu per orang (tapi silakan untuk dipastikan lagi). Kamu nanti akan tinggal sekamar berempat dengan ranjang tingkat empuk plus AC yang adem. Penting banget ini, haha. Bagi saya dan teman-teman, tinggal di Kakatua Hostel sangat recommended! *pasang jempol sepuluh*

Kakatua Hostel Raja Ampat

Hal yang paling saya nikmati adalah area tempat makan yang menjadi tempat nongkrong saya dan teman-teman setiap malam, bahkan terkadang lewat tengah malam. Ngobrol, berbagi cerita, tertawa terbahak-bahak, sambil sesekali upload foto perjalanan hari itu ke Instagram atau bermain Snapchat karena akses WiFi-nya cukup kencang. Senang! Atau saat-saat di pagi hari di mana kami ngobrol sambil sikat gigi bareng, haha. Kamu juga bisa melihat seperti apa bagusnya Kakatua Hostel melalui akun instagram mereka di @kakatuahostel atau search hashtag #CeritaKakatua.

2. Pakaian dan Kamera

Bagaimana pun kedua hal ini saling mendukung, apalagi perjalanan ke Raja Ampat harus banget untuk diabadikan! Dan sejujurnya, sangat effortless untuk bisa mendapatkan gambar pemandangan cantik. Kayaknya jepret sambil merem juga bisa dapat gambar bagus, haha. Nah, pakaian apa yang harus dibawa ke Raja Ampat?

Menurutku, untuk cowok cukup pakai celana pendek yang sekaligus bisa untuk renang (banyak banget dijual kayak di H&M or Top Man) jadi gak repot bawa ganti. Atasannya? Kaos dan jaket anti air penting dibawa karena terkadang anginnya sangat kencang dan jaket ini sangat menolong. Nah untuk cewek, kamu bisa ready dengan baju renang dan luarnya bisa pakai celana yang simple serta atasan yang gak ribet juga. Jangan lupa bawa pashmina or jaket juga, yah. Setiap perjalanan sebaiknya selalu sedia handuk kecil, underwear?kalau ingin ganti, serta sepasang baju kering. Lalu jangan lupa pakai sandal gunung karena terkadang karangnya sakit untuk diinjak. Walau beberapa dari kami juga bawa sandal jepit untuk sekedar jalan-jalan di pinggir pantai.

Tips Liburan ke Raja Ampat

Nah kalau kamera, kalau kamu punya GoPro akan sangat membantu karena bisa digunakan underwater jadi bisa dapat banyak gambar cantik yang banyak di bawah air. Selain itu, kamera biasa juga boleh banget dibawa (kalau bisa bawa tas anti air untuk menaruh semua kamera dan gadget). Ingat, selalu berhati-hati untuk membawa kamera karena kebetulan waktu itu Kak Nanda gak sengaja menceburkan kameranya dan langsung rusak selensanya :( Selain itu, kamera hape sebenarnya juga sudah cukup kok, yang paling penting, nikmatilah perjalanannya dan kebersamaan dengan teman-teman kamu. Oh iya, batere cadangan juga sangat penting, itu kalau kamu pemalas nge-charge seperti saya sih, haha.

3. Kebutuhan Pokok Lainnya

Ini banyak sih, yang pertama adalah bawa duit tunai, bahkan kalau bisa kamu sudah menyiapkan duit dari kota asal, karena cari ATM jadi perkara sulit di Raja Ampat, haha. Selanjutnya jangan lupa untuk bawa sunblock, sumpah ini penting banget gais! Terutama bedakan sunblock untuk wajah dan anggota tubuh lainnya. Paling penting, oleskan setiap 3 jam at least supaya efeknya bisa berasa. Karena waktu itu saya pede hanya pakai di pagi hari, pulang-pulang gosongnya kayak abis dijemur sebulan penuh di padang pasir! *lebay*. Tapi beneran sampe sekarang gosongnya gak hilang-hilang, haha.

Kemudian jangan lupa bawa tissue, minyak angin/tolak angin, dan obat-obatan pribadi seperti obat luka dan lain-lain. Ternyata ini penting banget. Karena saya memang mister rempong, jadi saya bawa semua di dalam tas backpack saya dan selalu saya bawa kemana-mana. Ternyata sangat menolong seperti luka-luka tak terduga yang harus diatasi (seperti kena karang, beberapa dari kami mengalami luka kecil ini) sampai mabuk lauk.

Nah, itu dia beberapa tips persiapan liburan ke Raja Ampat. Pengen tahu berapa budget yang diperlukan dan cerita lainnya? Ditunggu yah cerita selengkapnya di postingan #CeritaKakatua berikutnya! O, iya, kalau ada yang mau tanya-tanya bisa banget langsung tanya dan mention ke akun Twitter daku di @dimasnovriandi dengan hashtag #CeritaKakatua, yah! Jadi, kapan rencana liburan ke Raja Ampat? (*)

 

 

 

Hangout Makin Seru Dengan BCA Sakuku!

comments 11
gadget / lifestyle & fashion

Saya selalu tidak sabar untuk bertemu weekend. Bukan hanya karena libur, tetapi saya bisa bertemu lagi dengan cheating days yang artinya bisa makan apa aja! Yay! Jadi ceritanya sudah beberapa minggu terakhir saya menjalani pola hidup sehat alias diet. Otomotis ketika weekday saya sangat menjaga segala makanan yang saya konsumsi. Bahkan terkadang saya makan tisu doang… Bohong ding, haha.

Nah, ketika weekend saya selalu paling suka tuh jalan-jalan ke mall di seputar Jakarta, mulai dari Grand Indonesia sampai Senayan City dan biasanya saya berkunjung ke salah satu mall tergantung dari makanan apa yang saya incar untuk minggu tersebut. Minggu lalu pilihan saya jatuh ke Senayan City dan ketika setelah selesai makan, saya pun meluncur ke Haagen Dazs untuk menikmati dessert ice cream yang rasanya enak banget dan pengen makan segentong jika mampu.

Seperti biasa saya pun memilih rasa vanilla dan green tea lalu menuju ke kasir untuk bayar. Pas buka dompet, lah kok ya duitnya kurang, hahaha *bunuh diri*. Sebenarnya bisa sih pake debit card, tapi tiba-tiba saya ingat kalau beberapa minggu sebelumnya sempat download aplikasi Sakuku yang denger-denger ini produk baru dari BCA. Semua ini berawal ketika saya baca timeline Path teman saya si Qronoz yang cerita pengalaman dia pake aplikasi Sakuku ini. Kok keren, sih? Saya pun iri untuk pengen coba juga, istilah digital-nya fear of missing out, haha… Apalagi saya juga nasabah setia BCA, saya pun langsung coba unduh. Setelah berhasil lalu beberapa hari kemudian pas cek saldo ternyata dapat 50 ribu rupiah! Kenapa? Nanti saya ceritakan, yah!

Nah balik lagi ke mbak penjaga kasir, saya pun bertanya apakah bisa bayar dengan Sakuku dan ternyata bisa! Caranya pun gampang, penjaga kasir akan input jumlah yang harus dibayar di mesin EDC dan lalu mesin EDC cetak QR Code.

Nah cetakan QR Code ini langsung kita scan deh dengan pilih menu bayar belanja di aplikasi Sakuku terus masukin PIN.

Setelah berhasil, akan muncul tulisan ‘Transaksi Berhasil’ dan jumlah duid yang terpotong. Kalau diliat di foto, biayanya kan 58 ribuan tuh, padahal saldo awal saya 50 ribu rupiah. Lho kok bisa? Ya bisa, karena udah isi ulang *lalu hening*, haha.

Jadi daku sebelumnya sempat top up sepuluh ribu rupiah dengan cara yang juga sangat mudah, semudah makan nasi tumpeng. Tinggal masuk ke menu transfer di mesin ATM, pilih Sakuku atau untuk kamu pengguna internet banking BCA, KlikBCA Individu pilih menu transfer dana lalu pilih transfer ke Sakuku. Masukkan nomor HP yang terdaftar Sakuku dan jumlah yang ingin di – top up, dan selesai deh. Maksimal kita bisa nambahin saldo sampe 1 juta rupiah per akun Sakuku!

O iya, dari tadi saya belum cerita yah cara bagaimana untuk punya Sakuku. Mau tau caranya? Mau tau aja atau mau tau banget? Begini nih caranya:

  1. Berdoa terlebih dahulu, udah?
  2. Siapkan hape kamu, jangan hape pacar atau temen kampus/kantor kamu, tapi hape sendiri yah.
  3. Download aplikasi Sakuku di Google Play atau App Store.
  4. Buka aplikasinya, setujuin syarat dan ketentuannya, lalu isi data kamu seperti nama, tanggal lahir, dan alamat email kemudian lanjutin prosesnya, dan akun Sakuku langsung aktif!

Nah, selain HaagenDazs bisa pake Sakuku di mana lagi, Dim? Banyaaak banget! Favorit saya tentunya ada BonChon, CGV Blitz, DairyQueen, Dynamic Bakery, Doner Kebab, D’Cost, Eggo Waffle, Francis Artisan Bakery, HaagenDazs, Kkuldak, Mie Tarik Laiker, Pho24, Rons Laboratory, Yammie dan masih banyak lagi. AAAK pastinya diet bisa gagal total nih, haha. Terus yang juga canggih, Sakuku juga bisa dipake untuk belanja online di Bhinneka.Com, Blibli.com, Dinomarket dan Perkakasku. Pastinya bakalan masih banyak lagi merchant lainnya akan bergabung, kamu bisa lihat di www.bca.co.id/sakuku.

Menurut saya aplikasi ini membantu banget, karena buat kita anak muda *cieee kita* yang setiap hari bawa smartphone, tentunya akan sangat mempermudah hidup. Buat saya ini seperti bawa duid di dalam hape sih, hehe. Saya salut banget dengan wujud komitmen BCA untuk memberikan kemudahan transaksi perbankan kepada generasi muda Indonesia.

Yang pasti BCA Sakuku, bikin hangout makin seru! Siapa yang weekend ini mau ikutan nongkrong di mall sambil nyoba Sakuku? :D (*)

Jatuh Cinta dengan MUZE, Music Experience Without The Wire

comments 6
gadget

To adventure. To explore. To see sights unknown. To talk to strangers. To travel. To make new friends and to make new memories. This is life.

I love to talk to strangers, karena itu bisa dibilang pekerjaan saya banyak dihabiskan dengan bertemu orang baru. Besides, I love to travel as well! Jadi mencari tantangan baru dan mengeksplor daerah yang belum pernah saya kunjungi selalu menjadi agenda wajib disela-sela kesibukan saya sehari-hari.

Sulit membagi waktu? Pasti iya, sih. Kalau boleh sehari menjadi 28 jam tentu saya akan dengan senang hati menerima, haha. Tetapi di era teknologi yang serba maju ini, saya banyak banget terbantu dengan yang namanya teknologi. Mulai dari gadget yang menolong saya untuk bekerja lebih cepat, mengatur jadwal meeting dengan rapi, menyusun laporan, dan masih banyak lagi. Belum lagi komunikasi jaman sekarang jauh semakin mudah dengan banyaknya teknologi pintar yang menolong kita untuk menyampaikan pesan dengan maksimal.

Saya sendiri hampir setiap minggu harus bertemu dengan orang baru dan harus presentasi di depan pimpinan divisi atau pun perusahaan. Selain mempersiapkan slides presentasi dengan baik, terkadang saya juga menambahkan beberapa video yang bisa saya putar agar semakin prima, selain saya pribadi harus memberikan impresi dengan baik. Kendala saya terkadang ketika meeting adalah ketika speaker laptop saya tidak begitu mumpuni untuk berbagi suara untuk seluruh peserta meeting. Belum lagi saya juga sudah membeli dua merek speaker portable berbeda yang menurut review OK tetapi ketika dipake memble. Yang satu harus ganti batere cukup sering, satu lagi walau sudah dikoneksikan dengan Bluetooth tetapi suaranya kurang ciamik.

Karena itu beberapa waktu yang lalu saya berpikir kalau saya harus mulai berinvestasi untuk membeli speaker Bluetooth yang suaranya keren, gak malu-maluin dibawa meeting, compact, dan tentu saja gak ribet pake kabel. Syaratnya banyak ya kayak cari jodoh, haha. Nah, setelah browsing di beberapa web e-commerce, pilihan saya jatuh pada MUZE Bluetooh Speaker. Entah kenapa saya langsung jatuh cinta dengan premium metal bodynya plus bentuknya yang keren.

Belum lagi MUZE dilengkapi dengan Micro-Electrical Mechanical System (MEMS), microphone yang berukuran kecil namun peka banget dan suara yang jernih, jadi kelebihan lainnya sangat cocok untuk terima panggilan telepon. Speaker MUZE ini pun menjadi senjata saya di kantor untuk berkomunikasi melalui Skype dengan rekan kerja saya di luar negeri. Terkadang saya juga memakainya untuk conference call dan suaranya sangat jelas untuk didengarkan bersama.

Satu lagi, hal yang paling penting adalah speaker ini juga menolong saya untuk mendengarkan musik kesukaan di ruang kantor sambil menemani saya bekerja. Selain mudah untuk dikoneksikan dengan laptop saya, bentuknya juga stylish untuk diletakkan di meja kantor. Pasti pengen punya juga, kan? :D

Ngomong-ngomong soal musik, terkadang memang ada untungnya bekerja di ruang sendiri dimana saya bisa pasang speaker bluetooh, tetapi terkadang saya harus bekerja di tempat umum seperti coffee shop atau pun di di kantor klien. Tentu saya membutuhkan headphone bluetooth yang canggih dan keren. Untungnya MUZE pun memiliki produk headphone yang saya idam-idamkan ini. Saya jadi bisa mendengarkan musik, kapanpun dan dimanapun. Apalagi MUZE Bluetooth Headphone didesain dengan elegan namun kokoh dilengkapi dengan banyak fitur dan suara berkualitas tinggi.

Satu hal lagi yang sangat membantu saya, headphone ini dilengkapi dengan Omni-Directional Microphone yang memungkinkan untuk streaming panggilan telepon dari Smartphone saya via Bluetooth. Jadi walau sedang mendengarkan musik favorit, saya tetap dapat menerima panggilan telepon. Canggih, kan? Jadi kalau tiba-tiba klien telepon, saya tidak akan melewatkannya.

 

O iya, desain Belum lagi desain flipnya yang unik, dapat dengan mudah dilipat sehingga lebih praktis dan mudah dibawa kemana saja. Bagi saya yang hobi traveling, tentu hal ini sangat membantu karena space tas backpack saya jadi bisa maksimal. Kebetulan saya baru saja pulang dari traveling ke Manado dimana headphone ini menemani saya dengan setia selama di pesawat, perjalan ke Bunaken (dan simple banget untuk dimasukin ke tas kecil!), sampai selama saya perjalanan dari satu tujuan wisata ke tempat lain. Liburan ini menjadi semakin seru!

headphone muze
 

Apalagi headphone Muze portable tanpa kabel, jadi waktu diajak jalan-jalan naik turun bukit di Tomohon berasa sangat praktis dan selama seharian jalan-jalan baterenya pun awet. Cukup sekali ngecharge aja. Cakep banget, kan?

Makanya, headphone ini akan menjadi teman setia saya untuk jalan-jalan ke kota berikutnya. Gak makan tempat dan suaranya gak kalah dengan yang merek yang lebih mahal. Nah, kalau kamu gadget apa yang wajib kamu bawa ketika traveling atau meeting? (*)

Cara Menikmati Weekend di Kemayoran Jakarta

comments 13
aku dan jakarta / jalan-jalan yuk

Better days are coming. They are called Saturday and Sunday.

Menjadi warga kota Jakarta rasanya tak pernah mudah. Setiap hari harus menghadapi macet, jam kerja yang terkadang cukup panjang, dan belum lagi kalau masih jomblo *lho*. Bagi saya weekend adalah saatnya bagi saya untuk bernafas sejenak, menikmati waktu yang berjalan pelan, dan menghabiskan hari bersama orang-orang terdekat. Nah, beberapa waktu yang lalu saya berkesempatan untuk menghabiskan weekend di Jakarta bagian pusat, tepatnya seputaran Kemayoran. Bukan iseng sih, tapi pas banget ingin sekali datang di event Indonesia International Motor Show (IIMS) 2015 yang lalu. Tetapi terbayang betapa macetnya perjalanan ke Jakarta International Expo yang merupakan tempat penyelanggaraan IIMS 2015, saya pun berpikir seru juga kali ya kalau bisa tinggal over the weekend di hotel seputaran Kemayoran. Nah, rejeki pun datang tiba-tiba seperti semangka runtuh *karena saya gak suka durian, haha*

Menginap di Hotel Holiday Inn Express Jakarta International Expo

Ketika saya mendapatkan ajakan untuk mencoba tinggal dua hari satu malam di the smart international hotel di Kemayoran Jakarta tentu saja tidak saya tolak. Selain setelah saya googling, akses hotel Holiday In Express ini punya direct access ke JIE, dimana lokasi IIMS berlangsung bahwa ternyata hotel ini masih terhitung baru dan lebih menyenangkannya lagi tepat di depannya ada gerai Starbucks, haha. Sebagai pecinta kopi, hal ini menjadi nilai plus berlipat untuk saya. Bagi saya, hotel ini tidak hanya cocok untuk pelaku bisnis yang menjadi bagian dari event di JIE, tetapi untuk traveler juga sangat pas.

Sarapan Holiday Inn Express Kemayoran

Tempat sarapan yang nyaman dan luas

Dimas Novriandi

Berfoto di belakang hotel Hoiday Inn Express JIE

Salah satu yang bikin saya surprise adalah kamarnya yang cukup besar dengan queen bed, ada wi-fi gratis yang kencang (ini penting banget), kasur dan bantal standar tinggi, serta ada Free Express breakfast dimana kita bisa grab and go. Buat saya ini seru banget karena disediakan tempat makanan sarapan supaya bisa kita bawa langsung ke tempat aktivitas. Satu lagi, staffnya ramah-ramah banget dan helpful. Saya ingat ketika hendak mengganti kasur twin menjadi queen bed, mereka dengan sigap menyediakan kamarnya. Terima kasih banyak!

Holiday Inn Express Kemayoran

Kamar Hoilday Inn Express JIE yang bagus!

Perlengkapan kebersihan yang lengkap.

Jadi buat kamu yang ingin menikmati suasana Kemayoran, dianjurkan banget untuk tinggal di hotel ini, apalagi akses dari Soekarno Hatta hanya memakan waktu sekitar 45 menit saja. Dekat dan aksesnya juara.

Menikmati suasana IIMS 2015 dan jalan-jalan di Ancol

Saya sungguh tak sabar untuk masuk ke lokasi salah satu pameran otomotif terbesar di Jakarta yaitu IIMS 2015! Saya penasaran karena ketika dulu sempat bekerja untuk produsen otomotif di Bangkok, saya tidak pernah punya kesempatan untuk datang ke ajang pameran otomotif di Indonesia. Ternyata gak kalah canggih dan bahkan lebih seru-seru event pendukungnya! Banyak banget atraksi menghibur sampai jajaran food truck dengan aneka makanan yang menggoda.

Pameran IIMS 2015

Setelah menikmati IIMS, saya pun meluncur ke Ancol karena memang sudah cukup lama tidak menjelajahi wilayah ini. Ternyata banyak perubahan, ya! Selain sekarang ada restoran ‘di tengah laut’, ada beberapa restoran seru yang layak di coba. Tetapi waktu itu saya menyempatkan untuk menikmati sunset di Ancol Beach City. Tapi kayaknya gak keliatan mataharinya, haha. Apa saya salah arah, ya? But anyway, ternyata menyenangkan sekali menemukan spot seru seperti ini di Jakarta, di mana bisa menjadi short getaway dengan teman-teman atau pun dengan keluarga. Tak perlu jauh-jauh ke Bali untuk bisa menikmati lautan sambil duduk di pinggir pantai. Kalau bosan atau kegerahan, kita bisa langsung masuk ke dalam mal yang adem serta menyajikan berbagai macam panganan yang enak.

Nah, kalau kamu sendiri, inginnya menghabiskan weekend ini di mana? (*)

Serunya Pameran & Symposium In Style Hong Kong

comments 4
dunia kerja / working world

Siapa yang sudah pernah ke Hong Kong? Bagi saya, Hong Kong merupakan suatu negara maju yang memiliki program pariwisata yang seru dan menarik. Selain itu harga barang yang dijual di sana cukup bersaing sehingga bisa dikatakan Hong Kong dapat menjadi surga bagi para shopaholic ? salah satunya saya, haha.

Nah, pada tanggal 17-19 September 2015 yang lalu, berlangsung pameran tentang Hong Kong di Jakarta Convention Center (JCC) bertajuk In Style Hong Kong. Saya yang mendengar tentang pameran ini tentunya gak mau ketinggalan dan menyempatkan diri mampir ke sini.

In Style Hong Kong merupakan sebuah kampanye promosi yang diselenggarakan oleh Hong Kong Trade Development Council (HKTDC) bertujuan untuk menyorot gaya hidup serta kreativitas Hong Kong yang dinamis dan unik dengan menampilkan produk-produk bermerek dan berdesain terbaru serta layanan kelas dunia sehingga menjadikan Hong Kong sebagai kota trendsetter unggulan di dunia. Sungguh tujuan yang sangat mulia. *tepuk tangan*

Hong Kong Trade Development Council (HKTDC) sendiri merupakan sebuah badan hukum telah berdiri sejak tahun 1966 yang berdedikasi untuk mempromosikan perdagangan barang dan jasa Hong Kong yang memiliki misi mengeksplorasi pasar potensial untuk perusahaan-perusahaan Hong Kong, terutama usaha kecil dan menengah (UKM) dan menghubungkan semua itu dengan berbagai mitra bisnis dari seluruh dunia, salah satunya adalah Indonesia. Bagi kamu yang punya bisnis dan tertarik melebarkan sayap ke Hong Kong kayaknya bisa banget menghubungi HKTDC dan mereka akan support banget.

In Style Hong Kong bisa dibilang merupakan acara besar yang diadakan HKTDC. Beberapa alasan HKTDC mengadakan event besar-besaran ini di Indonesia antara lain:

  • Di wilayah ASEAN, Indonesia diprediksi memiliki populasi kelas menengah terbesar yang mencapai angka lebih dari 61 juta, dengan daya beli yang terus meningkat.
  • Indonesia merupakan negara ASEAN dengan populasi terbanyak. Di tahun 2014, perekonomian Indonesia berkembang 5,0%, dengan perkiraan akan berkembang hingga 5,5% di tahun 2015.
  • Indonesia ikut berkomitmen dalam skema ASEAN Common Effective Preferential Tariffs (CEPT), yang menguntungkan bagi kegiatan impor dan ekspor.

Pameran In Style Hong Kong kemarin diresmikan oleh Kepala Eksekutif Wilayah Administratif Khusus Hong Kong CY Leung dan Menteri Pariwisata Republik Indonesia Arief Yahya. Menurut Bapak Arief Yahya, In Style Hong Kong dapat menjadi pertemuan bisnis penting bagi Indonesia yang nantinya akan memperkuat kemitraan antara Indonesia dan Hong Kong. Kemitraan yang diinginkan dari kerja sama ini antara lain di bidang perdagangan, investasi, dan pariwisata. *kemudian dagang Gudeg Jogja di Hong Kong*

Event In Style Hong Kong terbagi dalam dua kategori, yaitu pameran dan symposium. Di pameran In Style Hong Kong saya melihat banyaknya barang-barang yang dipamerkan, antara lain kebutuhan sekunder seperti pakaian, sepatu, tas, alat elektronik, hingga alat rumah tangga.

Sedangkan symposium bisnis yang diadakan pada tanggal 17 September 2015 bertujuan memperluas jaringan dengan para pebisnis dan mengetahui lebih detail tentang bagaimiana para pebisnis ini memanfaatkan layanan kelas dunia Hong Kong untuk mengembangkan bisnis mereka.

Acara simposium yang berlangsung selama sehari penuh ini menghadirkan para pembicara yang merupakan pebisnis kelas atas seperti Rimsky Yuen SC – Sekretaris Peradilan HKSAR, Armando Tolomelli — CEO Prada Asia Pacific, YK Pang — Direktur Jardine Matheson Holdings Ltd, Kent Wong — Managing Director, Chow Tai Fook Jewellery Group Ltd, Peter Lo — Chief Country Officer Deutsche Bank AG Hong Kong, dan masih banyak lagi.

Selain pameran dan simposium In Style Hong Kong yang diadakan di JCC, ada juga nih Hong Kong Live in Jakarta di Grand Indonesia Shopping Town, tepatnya di atrium East Mall lantai 1. Tampaknya HKTDC benar-benar totalitas dalam mempromosikan Hong Kong.

Duh, saya jadi makin kepengen ke Hong Kong lagi setelah melihat pameran dan simposium In Style Hong Kong. Siapa yang mau ke Hong Kong bareng? Yuk! (*)

Mencoba Premium Economy Class

Leave a comment
jalan-jalan yuk

Saya teringat jaman ketika masih bekerja di Bangkok beberapa tahun yang lalu. Pada saat itu setiap berencana untuk pulang ke Indonesia, penerbangan pertama yang saya incar adalah Singapore Airlines. Walau pun saya harus transit di bandara Changi, saya selalu menikmati masa tunggunya karena bisa belanja beberapa barang dan menikmati aneka jajanan seru yang banyak dijual. Tapi itu sudah beberapa tahun yang lalu. Terakhir saya menikmati perjalanan dengan Singapore Airlines adalah ketika outing ke Beijing bersama rekan-rekan kantor pada tahun lalu. Pengalaman terbang yang sangat menyenangkan dan nyaman, hal ini membuktikan bahwa Singapore Airlines masih menjadi salah satu maskapai terbaik di dunia.

Nah, pada minggu lalu saya diundang untuk mampir ke BCA Travel Fair di Grand Indonesia untuk menyaksikan secara langsung peluncuan Premium Economy Class dari Singapore Airlines.?Premium Economy ini merupakan fasilitas kelas terbaru dari Singapore Airlines. Kalau biasanya di pesawat kebanyakan memiliki Economy Class dan Business Class, maka Singapore Airlines memiliki Premium Economy class. Jika dilihat dari urutannya, Premium Economy Class ini di atas Economy Class dan di bawah Business Class.

Apa aja sih kelebihan dari Premium Economy Class Singapore Airlines?

Banyak banget yang seru dari peluncurkan Premium Economy Class yang pastinya tidak dapat ditemukan di Economy Class. Beberapa di antaranya adalah kapasitas bagasi sebesar 35 kg! Dijamin para shopaholic bakal puas dan tak perlu ketar-ketir kena excess baggage.

Premium Economy Seats

Dilihat dari bentuk kursinya, sekilas mirip sekali dengan Business Class, apalagi karena memiliki pembatas yang bisa dijadikan meja. Lalu ada botol minum yang diletakkan di dekat kaki. Sungguh efisien! Tampaknya kursi Premium Economy Singapore Airlines akan terlihat nyaman karena juga tersedia foot rest yang dapat mengistirahatkan kaki.

Penumpang Premium Economy Class juga akan mendapatkan amenity kit, bantal, dan selimut. Dijamin bobok di Premium Economy Class akan lebih menyenangkan.

Ada In-flight Entertainment!

Salah satu hal yang paling saya sukai saat terbang adalah menikmati in-flight entertainment dari maskapai premium. Di Singapore Airlines, hiburan yang disediakan cukup menarik dengan adanya film-film terbaru, film hits, film jadul, sampai dengan film blockbuster. Serasa punya bioskop sendiri!

Selain itu juga ada game, music, sampai berita. Gak bakal mati gaya deh kalau bisa fokus sama in-flight entertainment Singapore Airlines. Headphone yang disediakan di Premium Economy Class juga kedap suara, sehingga gak ada lagi deh distraksi dari suara-suara kencang di pesawat.

Colokan

Bagi yang batere handphonenya udah bocor atau gampang habis, jangan takut kehabisan batere saat landing karena disediakan USB ports di sebelah kursi jadi kamu bisa ngecharge handphone, powerbank, sampai modem wi-fi selama perjalanan. Sangat efisien!

Book The Cook

Premium Economy Class memiliki fasilitas Book the Cook, yaitu penumpang dapat memesan makanan melalui websitenya. Di sini penumpang dapat memesan makanan yang sesuai kebutuhan, seperti makanan halal, non-halal, non-seafood (bagi yang alergi seafood), sampai dengan makanan rendah gula. Bagi yang diet juga disediakan pilihan menu yang cocok lho. Tentunya pemesanan ini sebaiknya dilakukan sebelum terbang.?Menu makanan yang ada tampak menggiurkan. Karena Singapore Airlines terbilang maskapai premium, maka ketika naik pesawat ini pastinya akan dihadapkan dengan makanan enak.

Bagi yang lebih suka membaca ketimbang tidur di pesawat, Premium Economy Class Singapore Airlines menyediakan lampu baca yang mewah. Kayak yang dijual di IKEA gitu deh. Dengan lampu baca ini, membaca bisa lebih fokus dengan pencahayaan yang lebih baik.

Pesawat Premium Economy Class pertama kali diluncurkan tanggal 9 Agustus 2015 dari Singapura menuju Sydney. Sedangkan untuk destinasi lainnya seperti ke Beijing, Hong Kong, INew Delhi, Mumbai, Frankfurt, London, New York, Shanghai, Tokyo dan Zurich, Premium Economy Class akan menyusul bertahap. Kalau dari Singapore ke Indonesia ada gak ya?

Ada yang mau ke London atau Hong Kong gratis?

Bisa banget. Kamu hanya perlu membeli tiket Singapore Airlines untuk kelas apapun. Periode pembelian tiket mulai dari 1 September 2015 ? 10 Oktober 2015. Setelah membeli tiket, isi form di website http://siauntukmu.com dan ceritakan alasan kenapa kamu ingin terbang bersama Singapore Airlines di Premium Economy Class. Nantinya peserta yang beruntung bisa mendapatkan tiket PP ke London atau Hong Kong.?Pengen, ih!

Oh iya, di BCA Travel Fair ini Singapore Airlines memberikan promo harga khusus untuk tiket pesawat ke beberapa negara seperti Thailand, Malaysia, Korea Selatan, Jepang, India, Arab, sampai dengan Amerika. Selengkapnya bisa dilihat di website ini.

Setelah melihat fasilitas-fasilitas yang ditawarkan oleh Premium Economy Class dari Singapore, saya jadi makin ingin mencoba kursi tersebut untuk penerbangan ke luar negeri. Yah, semoga pihak Singapore Airlines ada yang membaca postingan ini dan tergerak untuk memberikan saya kesempatan mencoba Premium Economy Singapore Airlines.

Nah kalau misalkan kamu berkesempatan ke luar negeri, ingin berkunjung ke negara mana? (*)

Ini Dia Pilihan Terbaik Saya!

comments 8
dunia kerja / fashionista / gadget / lifestyle & fashion

Tiba-tiba saya teringat obrolan dengan salah satu anak magang saya di kantor dimana dari banyak hal yang kami bicarakan, ada satu pertanyaan yang membuat saya berfikir,

Sebenarnya apa sih kunci dari kesuksesan dari para entrepreneur atau pun Kakak sendiri?

Saya berpikir singkat dan saya dengan cepat menjawab, “Salah satunya, menemukan mentor yang tepat”. Bagi saya, mendapatkan mentor yang tepat sejak kita berkarir merupakan salah satu kunci keberhasilan. Karena para mentor inilah yang membantu kita untuk membentuk etos kerja, integritas, kerendahan hati, kerja keras, dan berbagai hal positif lainnya yang akan menjadi bekal penting nantinya.

Para mentor ini pun terkadang tidak hanya dapat kita temukan di lingkungan kerja, tetapi dari networking, teman sebaya, bahkan dari dunia digital. Iya, dunia digital. Begitu mudahnya saat ini bagi kita untuk mendapatkan akses untuk bisa ngobrol dan berdiskusi secara online, yang kemudian dapat dilanjutkan secara off line. Saya ingat, ada satu sosok yang saya kagumi yaitu Mas Yoris Sebastian, anak muda yang sangat kreatif, sukses di usia yang sangat muda, dan sekarang menjadi businessman handal. Siapa yang tak ingin seperti beliau? Saya pun sesekali mengajak beliau ngobrol di Twitter, sampai pendek cerita kami bisa kopi darat ketika saya bekerja di Bangkok. Bercerita banyak hal dan mendapatkan banyak inspirasi. Sebelumnya, tanpa bantuan gadget di tangan saya, kesempatan tersebut mungkin tak akan pernah menghampiri saya.

 

Saya jadi berpikir, sebenarnya ada satu benang merah yang membantu kita untuk berhasil dalam dunia kerja, yaitu komunikasi. Di era serba digital seperti sekarang, gadget adalah salah satu kuncinya. Baik untuk berkomunikasi dengan kolega atau klien, juga untuk mengakses informasi terkini di dunia bisnis. Karena bagaimana pun juga, komunikasi yang lancar akan mencerminkan hubungan bisnis yang baik. Saya pun dapat terhubung selama 24 jam dengan kolega saya di kantor.

Hanya terkadang permasalahannya adalah kita sulit menemukan tempat membeli gadget yang realible. Entah garansi tidak terjamin, pelayanan kurang memuaskan, toko yang tidak nyaman, dan masih banyak lagi. Kebetulan saya baru saja punya pengalaman menyenangkan ketika membeli laptop Apple beberapa waktu yang lalu di Electronic City. Selain ragam pilihannya yang lengkap, wiraniaga yang cekatan dalam menjelaskan spesifikasi produk, plus nyaman dan adem, haha. Saya kadang memang lebih memilih berbelanja di tempat yang sejuk dan leluasa untuk bergerak. Apalagi di Electronic City?pilihan saya di kawasan SCBD, di lantai 2 ada beragam pilihan makanan dan minuman yang enak. Jadi biasanya ketika saya sedang mempertimbangkan untuk membeli satu produk, saya bisa beristirahat sejenak dengan nyaman.

 

Saya jadi teringat kembali dengan pesan dari salah satu mentor saya, menjadi businessman harus menjaga penampilan. Mau tak mau kepercayaan itu akan muncul lebih awal ketika kita bisa mempresentasikan diri dengan baik. Karena itu saya memang mengoleksi beberapa tas untuk membawa laptop kerja atau pribadi saya untuk digunakan sehari-hari. Surprisingly koleksi tas di Electronic City juga lengkap banget! Saya pun langsung jatuh cinta dengan postman bag kanvas warna cokelat yang elegan ini. Tambah satu lagi koleksi saya dan yang paling penting, harganya relatif pas di kantong. Ahey!

 

Pada akhirnya, sebagai pelaku bisnis, kita harus cerdas dalam memilih keputusan yang tepat dalam sehari-hari, begitu pun dalam memilih produk elektronik yang dapat membantu kita untuk lebih sukses dalam berbisnis. Bagi saya, pilihan yang aman dan tepat hanya di Electronic City. Nah, kalau kamu, gadget atau produk apa yang wajib kamu miliki dalam keseharian kamu? (*)

Liburan Seru ke Lombok & Gili Trawangan

comments 23
cinta Indonesia! / jalan-jalan yuk

Pantai atau gunung? Pertanyaan yang tidak sulit untuk saya jawab. Di mata saya pasti langsung terhampar pemandangan langit biru, pasir putih, dan deburan ombak. Saya merasa sungguh beruntung sempat tumbuh dan menjalani masa kecil di sebuah pulau terpencil di utara Indonesia. Setiap pulang sekolah, saya langsung bergegas menyelesaikan makan siang, bersegera mengambil sepeda kecil saya, lalu berkumpul dengan teman-teman sepermainan lalu bermain air di pinggir pantai. Setiap hari. Hari itu kami bisa bermain dengan kerang, keesokan harinya menatap takjub tanaman kantong semar yang tumbuh di karang pantai, dan kami akan selalu menemukan hal menarik untuk dibicarakan. Setiap hari adalah petualangan.

Petualangan dalam hidup sejatinya tak akan pernah berhenti. Bedanya sekarang, petualangan saya di antara gedung bertingkat, suara klakson bersahutan, dan dering telepon di meja kantor. Tetapi di sela waktu, saya selalu merindukan pantai, sekedar ingin menikmati waktu yang berjalan pelan sampai menatap matahari terbenam. Sayangnya, saya tidak punya kemewahan berlibur dengan waktu yang cukup panjang, walau saya sangat ingin bisa mengeksplorasi Indonesia lebih jauh. Salah satunya saya sangat ingin berlibur ke Pulau Gili Trawangan di Nusa Tenggara Barat. Saya sering mendengar keindahan pantainya dan kebersihan udaranya karena memang tidak ada satu pun kendaraan bermotor di daratan Pulau Gili Trawangan.

Hingga beberapa waktu yang lalu saya mendapatkan kesempatan untuk berjalan-jalan dengan beberapa blogger yang juga teman baik saya – Mbak Ainun, Mas Abe, Pakde Ndorokakung, Imam, Iphan, dan Alle atas undangan dari Mbak Dewi Shintawati, Regional Public Relations Manager, Bali & Lombok, Archipelago International. Kami pun menggunakan pesawat yang sama menuju Lombok dengan excited karena ini pengalaman pertama kami semua berjalan-jalan bersama ke luar kota.

Selfie bareng Mamski, Iphan, Mbak Ai, dan Alle

Ketika tiba di Lombok dengan perut mulai bergejolak karena kami belum sempat sarapan – kami berangkat pesawat pertama jadi sangat pagi – kami langsung diajak menikmati makanan wajib di Lombok yaitu Nasi Balap Puyung Rumah Makan Cahaya. Tentu saja terasa sangat nikmat dan berasa penasaran dengan semua sajian yang ada. Saya yang pecinta makanan pedas tak melewatkan plencing kangkung dan suguhan lainnya.

Setelah kenyang, kami langsung menuju ke Desa Sukarara yang merupakan pusat kerajinan tenun tradisional atau songket. Uniknya, sebagian besar perempuan yang ada di Desa Sukarara ini bekerja sebagai penenun. Mereka belajar sejak kecil dan belum boleh menikah jika belum menguasai ilmu menenun. Pemandangan perempuan menenun pun bisa kita lihat hampir di setiap rumah yang ada. Selama di sana, mata saya tertuju pada hamparan kain tenun yang coraknya sangat berwarna-warni dan cantik! Sesungguhnya saya sedikit menyesal karena tidak sempat meminang salah satu kain yang ada. Lain kali wajib banget untuk beli!

 

Selanjutnya kami menuju Kampung Adat Sade, dimana kampung ini masih didiami oleh suku asli Sasak dengan suasana yang sangat otentik. Bagi saya yang paling menarik adalah arsitektur bangunan rumahnya masih dipertahankan dengan sangat baik. Bahkan untuk mengepel lantai yang dari tanah, mereka masih menggunakan cara lama yaitu dengan menggunakan kotoran sapi. Unik, bukan? Saya sungguh menikmati suasana rumah adat yang masih dipertahankan sehingga saya merasa menjadi bagian dari masyarakat ini dan meloncat ke puluhan tahun yang lalu…

 

Setelah kami menikmati suasana dan cerita yang menarik di Kampung Adat Sade, kami pun langsung meluncur menuju pantai, yay! Tujuan kami kali ini adalah Pantai Kuta – Tanjung Aan yang cantik dan tidak terlalu ramai – yang tentunya menjadi nilai tambah bagi saya yang tidak begitu suka suasana ramai, haha. Terletak di Selatan Pulau Lombok, pantai ini ternyata berhadapan langsung dengan Samudera Hindia. Bagi yang gemar foto-foto, banyak spot menarik yang bisa diabadikan di pantai ini. Sungguh beruntung saya kali ini traveling dengan teman-teman blogger yang demen foto-foto, haha. O, iya kalau kalian berencana berlibur ke Lombok, jangan lupa untuk selalu membawa topi, sun block, kacamata hitam, dan baju kaos ganti supaya kamu nyaman selama perjalanan.

 

Nah the best part dari perjalanan ini adalah kami berkesempatan untuk beristirahat di smart hotel favehotels Langko, Lombok. Hotel ini merupakan hotel satu-satunya yang berada tepat di tengah kota, bahkan seberangnya langsung ada supermarket cukup besar dan coffee shop di sebelahnya. Hal yang sangat membekas bagi saya adalah pelayanannya yang sangat prima dan ramah. Kebetulan waktu itu saya ketinggalan card reader kamera saya di salah satu restoran sebelum kami menuju hotel, teman-teman favehotels Langko pun dengan sigap menelpon restorannya dan mengantarkan saya langsung menuju restoran tersebut. Akhirnya saya berhasil menyelamatkan card reader saya (dan tidak ada satu pun karyawan yang mau dikasih tip karena membantu saya!). Selain itu, saya sangat menikmati tinggal di favehotels yang kamarnya sangat nyaman serta breakfastnya yang enak, haha. Pasti kalau saya ke Lombok lagi tak akan melewatkan untuk tinggal di hotel ini. Recommended.

 

Akhirnya saat yang dinanti-nantikan tiba! Saya dan rombongan melanjutkan perjalanan ke Gili Trawangan, YAY! Saya sungguh tak sabar untuk lekas sampai dan berkeliling pulau dengan menggunakan sepeda –just like my old days. Perjalanan dengan speed boat sendiri hanya memakan waktu sekitar 10 menit dan ketika sukses berlabuh, kami langsung menuju ASTON Sunset Beach Resort menggunakan sepeda yang telah disewa. Kami pun bereputan mengambil sepeda dan tak sabar untuk segera menggenjotnya sambil ditemani angin laut yang semilir.

Karena keterbatasan transportasi, jadi memang tak disarankan untuk bawa koper segede kulkas seperti saya, haha. Jadi buat kita yang membawa koper cukup besar atau pun tidak bisa naik sepeda sebenarnya tidak perlu khawatir, karena ada pilihan transportasi cidomo yaitu alat transportasi local yang ditarik oleh seekor kuda, beroda 2 seperti dokar, tapi rodanya menggunakan ban mobil. Penasaran pengen coba naik, kan?

 

Walau lokasi hotelnya lumayan jauh dari dermaga kedatangan karena letaknya di kawasan matahari terbenam, sedangkan dermaga kedatangan di bagian matahari terbit, tetapi perjalanan dengan sepeda selama 30 menit tak berasa karena disuguhi pemandangan yang super apik. Pasir putih, pantai yang bening, dan langit yang biru. Apalagi yang bisa saya minta?

 

Beruntungnya ketika kami sampai di hotel ASTON, kami mendapatkan informasi kalau malam itu bertepatan dengan Party by The Beach di restoran milik ASTON yang berada tepat di pinggir pantai. Berkonsep night market, sejak sore berbagai booth makanan telah dibuka dengan makanan yang sangat beragam seperti jagung bakar, nasi campur, bakso dan makanan lain yang serba enak serta murah! Apalagi disuguhi dengan band reggae yang sangat komunikatif serta DJ Echa yang didatangkan langsung dari Sky Garden Bali. Semakin malam semakin seru!

photo by @aralle

O iya, hotel ASTON Sunset Beach Resort ini sangat nyaman buat berliburan bersama teman atau pun dengan keluarga. Selain kamarnya cukup luas dengan kamar mandi yang luas juga, rasanya pengen berlama-lama di dalam kamar – di kamar mandi juga sih, haha. Selain itu walau saya tidak bisa berenang, saya menyempatkan untuk menikmati bermain air di kolam renangnya yang nyaman bareng temen-temen lainnya. O iya, walau kamar mereka cukup banyak sekitar 100 lebih kamar, tetapi suasananya sangat tenang dan nyaman. Tanpa disangka juga, ketika saya bermain di pinggir pantai, saya bertemu dengan teman baik saya ketika SMA yang bermalam bersama keluarganya di hotel yang sama. Senang!

 

Selama di sana, kami juga sempat mencoba merasakan snorkeling lho, guys! Kalau kamu tidak bisa berenang seperti saya, jangan khawatir, karena ada pendamping dan pelampung yang akan menjaga kamu. Kami pun ramai-ramai menuju Gili Meno dan melihat pemandangan bawah laut yang menakjubkan dan tenangnya air laut yang jernih. Walau saya tidak berani berenang cukup jauh, tetapi rasanya sangat puas melihat ikan-ikan cantik berenang kesana-kemari.

 

Hal lain yang wajib kamu lakukan di Gili Trawangan adalah eksplorasi! Beruntungnya saya bepergian dengan Iphan yang sama-sama hobi keliling naik sepeda dan mencari spot foto yang seru, haha. Kami pun banyak mengeksplor hotel serta beberapa toko dan kafe lalu saling foto bergantian, seru banget!

 

Bagi saya liburan kemarin itu sangat memorable dengan pelayanan hotel dari Aston Sunset Beach Resort serta favehotels Langko yang fasilitasnya cakep banget, apalagi ditemani dengan teman-teman yang menyenangkan! Jadi, kalau kamu belum pernah ke Lombok dan Gili Trawangan, menurut saya destinasi ini bisa menjadi pilihan utama jalan-jalan bersama keluarga atau sahabat-sahabat kamu, tentunya selain ke Pulau Bali atau Bangka Belitung yang semakin mainstream. Nah, kamu sendiri kapan terakhir jalan-jalan ke pantai? (*)

Mesin Kopi Dolce Gusto, Miliki Coffee Shop Pribadi

comments 14
cerita seru! / dunia kerja

Sejak bekerja di dunia digital advertising agency saya punya sahabat. Bukan sosok yang bisa diajak bicara, tetapi selalu siap menemani setiap hari. Di ruang meeting, di balkon sambil menikmati sore hari, sampai menyesapnya di antara tawa bersama teman-teman kantor. Ya, ia adalah secangkir kopi, haha. Kopi selalu menjadi sahabat yang menyenangkan bagi saya, makanya saya selalu gembira ketika ada jadwal meeting di salah satu kantor klien saya yang menyediakan kopi enak gratis dari mesin kopi Nescafe Dolce Gusto dengan bentuknya yang elegan serta modern.

Akhirnya Beli Mesin Kopi Dolce Gusto

Karena pada dasarnya merasa perlu dan pengen bisa ngopi enak kapan pun di kantor, maka saya memutuskan untuk membeli mesin kopi Dolce Gusto pada minggu lalu dan meletakkannya di meja kantor! Yay! Salah satu keuntungannya memiliki ruang kerja sendiri adalah saya bisa meletakkan Coffee Maker Nescafe ini di meja kerja dan karena pada dasarnya desain Dolce Gusto ini udah cakep, malah bisa jadi dekorasi tambahan ruangan yang keren!

Anyway, karena semangat untuk nyoba bikin kopi ala barista, saya dan beberapa temen kantor pun mulai otak-atik mesin kopi ini dan rebutan memilih kapsul Dolce Gusto yang bisa menghasilkan minuman kopi, teh atau coklat dalam waktu kurang dari satu menit, dengan berbagai pilihan rasa, seperti Cappuccino, Espresso Intenso, Grande Intenso, Mocha atau Nestea. Lalu saya memilih rasa Mocha, masukan kapsul ke dalam alat, proses, dan voila! Berhasil! Ternyata mudah dan tak seribet yang saya bayangkan sebelumnya.

Serunya adalah sekarang membuat kopi menjadi semakin cepat dengan kualitas yang tinggi, plus untuk saya yang suka tiba-tiba ada panggilan meeting di ruangan lain, saya tak perlu khawatir kalau bakalan boros energi karena mesin kopi ini dilengkapi dengan Eco Mode System yang membuatnya hemat energi karena akan otomatis mati bila 5 menit tidak digunakan. Seru, kan?

Buat saya, kelebihannya yang bisa dirasakan adalah dengan NESCAFE Dolce Gusto bisa memberi pengalaman baru menikmati minuman bergaya coffee shop di kantor atau coffee shop experience at office. Haha beneran, deh! Bahkan saya jadi berpikir untuk punya satu mesin kopi yang sama untuk digunakan di rumah.

Nah, untuk kamu yang ingin mendapatkan mesin kopi keren ini jangan lupa datang ke 2nd Anniversary Nescafe Dulco Gusto dimana ada promo yang menarik buat kita *langsung cek dompet.

Beli Varian Kapsul Dolce Gusto

Nah, kekurangannya dari mesin Dolce Gusto ini apa, Dim? Hm, buat daku beli kapsulnya sih yang rada bingung harus dimana. Akhirnya karena ada request dari temen kantor untuk menyediakan pilihan kapsul yang gak kopi banget, saya pun hunting kapsul Dolce Gusto melalui online. Ternyata ada banyak lho dijual di beberapa e-commerce tetapi juga tersedia di beberapa mal di Jakarta. Setelah menimbang jarak, saya pun meluncur ke Senayan City dan mampir ke Best Denki lalu beli kapsul dengan varian Milo dan Green Tea Latte! Kaget juga ternyata ada rasa Milo, rasanya pengen langsung peluk gerainya, haha.

Ah, yang pasti saya puas banget dengan mesin kopi ini dan semoga review Dolce Gusto ini berguna buat kamu yang pengen punya mesin kopi modern dan membuat kamu bisa menjadi barista kapan pun! (*)

Pasangan Mantap untuk Gadget Kamu

comments 9
gadget / lifestyle & fashion

“Selain toko buku, paling gak tahan kalau udah lihat gadget dan aksesorisnya,” jawab saya singkat ketika teman saya menanyakan apa yang paling membuat saya betah berlama-lama di mall. Terus terang saya sangat mudah tergoda dengan gadget dan terutama aksesorisnya, walau hubungannya seperti love and hate relationship. Saya selalu ‘gatal’ untuk membungkus gadget saya dengan pelindung atau casing supaya lebih nyaman digenggam dan terlindungi dengan baik.

Bahkan beberapa bulan yang lalu ketika saya liburan di Bangkok, saya menyempatkan untuk mampir di toko aksesoris gadget dan membeli beberapa casing & kabel charger untuk smartphone saya. Penampilannya sih OK ya, tetapi sayangnya dalam beberapa minggu ternyata sudah bocel sana-sini plus kabelnya ada yang udah tak bisa digunakan lagi. Huft, sedih. Mencari kualitas aksesoris yang OK itu memang tak semudah menemukan deretan penjual aksesoris di ITC.

Buat saya hal ini tentunya menjadi pekerjaan rumah yang gak kelar-kelar. Mungkin kalau saya kumpulin biaya yang telah dikeluarkan untuk beli aksesoris beberapa kali sudah bisa buat beli aksesoris yang jauh berkualitas. Apalagi setiap hari setidaknya saya membawa beberapa gadget mulai dari smartphone sampai laptop ke kantor. Maka dari itu saya sekarang lebih berhati-hati untuk membeli aksesoris.

Nah, kebetulan weekend kemarin ketika saya sedang berjalan-jalan ke Mal Taman Anggrek mata saya tertuju ke toko CAPDASE, dimana salah satu smartphone saya pakai pelindung dari merek ini. Maka langsunglah saya meluncur dan kepo tanya-tanya ke mas-mas penjaganya yang ramah. Ternyata toko CAPDASE ini yang pertama di dunia dan menyediakan lebih dari 400 aksesoris elektronik berkualitas tinggi seperti pelindung HP, charger, kabel, audio dan sambungan untuk smartphone pada mobile, tablet dan notebooks yang dapat kita gunakan sebagai sarana untuk menikmati hidup.

Ngomong-ngomong menikmati hidup, berhubung saya sedang mencari headphone untuk digunakan sehari-hari karena di kantor saya kebetulan menerapkan open space office?- dimana tidak ada sekat antar satu kubikel dengan kubikel lainnya – terkadang kami tidak bisa terhindari dari suasana ramai rekan kantor yang sedang meeting, diskusi, suara musik, sampai keseruan bermain Counter Strike. Nah, cara instan untuk mendapatkan ‘dunia’ sendiri adalah dengan menggunakan headphone dan karena itu penting banget untuk punya yang oke. Masalahnya, selama setahun lebih bekerja di sini saya sudah mencoba 2 merek berbeda dengan harga yang lumayan tetapi kualitasnya tidak sesuai dengan harapan.Nah, ternyata saya baru tahu kalau CAPDASE mengeluarkan produk keren Pulse Bluetooth headphone yang nggak bikin ribet karena tanpa kabel dan bisa ditekuk untuk menghemat tempat di dalam tas. Selain itu yang penting buat saya yang membawa beberapa smartphone berbeda (IOS dan Android) tentunya seneng banget ternyata headphone ini compatible dengan semuanya!

 

Kemudian fitur active noise cancellation-nya bener-bener menjadi surga buat saya dan semakin membuat saya lebih mudah konsentrasi bekejra sambil mendengarkan musik. Satu hal lagi, saya tak perlu khawatir karena baterainya bisa digunakan selama 10 jam. Cukup dong untuk sehari penuh bekerja, hehe. Makanya saya happy banget menemukan headphone ini! Kalau mau tau lebih lengkap bisa dapetin informasinya pada link ini: http://bit.ly/PulseCapdase atau kamu juga bisa follow akun social media CAPDASE di Twitter @id_capdase dan Instagram?@id_capdase.

Jadi, kalau kamu sekarang sedang galau mencari pasangan mantap untuk gadget kamu mulai dari aksesoris handpone?sampai headphone yang kualitas terjamin dengan harga terjangkau, meluncur deh ke toko CAPDASE dan temukan berbagai pilihan OK untuk gadget kamu! (*)