Serunya Keliling Bintaro Jaya!

10 Flares Twitter 2 Facebook 8 Filament.io 10 Flares ×

Hore! Akhirnya setelah sekian lama, daku ngeblog lagi! Bukan karena males sih, cuma akhir-akhir ini sibuk. Sibuk mikir kenapa daku males banget. #dirajam

Anyway, apa kabarnya teman-teman semua? *sodorin mic, keliling bawa tong duit*. Daku sendiri lagi mikir, kenapa udah lama banget gak kopdar lagi sama temen-temen blogger. Kalau ketika jaman daku masih muda, menarik, dan bersahaja, masih ada tuh event kumpul-kumpul blogger setahun sekali yang namanya Pesta Blogger. Nah, sejak Twitter booming kayak Coboy Junior sekarang, akhirnya para blogger kayaknya terjangkit rasa malas akut dan lebih suka bermain kata di linimasa. Selain itu, kalau temen-temen blogger di Jakarta, karena rumahnya pada berjauhan, plus kalau mau saling berkunjung rasanya kayak mau piknik ke rumah paman, melewati gunung dan lautan, balik-balik udah pada ubanan, jadinya semakin jarang pada ngumpul.

Nah! Waktu daku terima undangan dari temen-temen Bintaro Jaya untuk kumpul bareng dengan segambreng blogger heits, tua, muda, gondrong, cepak, jomblo, bawa buntut, pokoknya semua diundang, daku seneng banget! Gak mau menyia-nyiakan undangan, daku langsung bilang ho oh untuk hadir dan siap untuk jalan-jalan di kawasan Bintaro Jaya. Jujur aja, daku udah lamaaaa banget gak pernah kesana lagi. Jadi penasaran juga ada update apa di wilayah sono, ya. Yang pasti, daku yakin udah ada Seven Eleven disana. Plus anak mudanya yang nongkrong. Plus orang tua yang nyinyir kayak daku karena gak bisa ikutan nongkrong.

Alkisah, pada hari Sabtu (22/06) lalu daku dengan semangat ala penggemar JKT48, daku berangkat dari rumah menuju kawasan Bintaro Jaya. Berhubung daku adalah manusia Jakarta paling cacat dalam menghapal jalan – walau tetep keren – akhirnya daku minta bantuan sama Kak Milly, selebtwit heits warga asli Bintaro untuk ngasih panduan jalan dan ketemuan di McD deket kantor Bintaro Jaya.

Ternyata… Di Bintaro ada McD pemirsa! *ya eyalah*. Dan daku baru sadar, disana daku bisa dapetin apa aja, dari rumah sakit, sekolah, 7 eleven, restoran, 7 eleven, golf driving range, 7 eleven, dan masih banyak lagi! AAAK daku mau pindah sini ajah!

Setelah daku kongkow sama Milly, akhirnya jam sudah menunjukkan pukul 12, dimana waktunya untuk berkumpul bersama blogger-blogger lainnya, yay!

Kami pun bersama blogger-blogger lain berkumpul di kantor pusat pemasaran Bintaro Jaya yang serba hijau karena banyak tanaman dan rasanya ingin segera ambil selendang lalu lari-lari ala film India di taman *lalu dikeplak pake pohon*. Setelah kami semua berkumpul di ruang meeting, lalu dibukalah event ini oleh MC yang kata Iriel, temen blogger lainnya, mirip sama Rhoma Irama. Padahal daku gak pernah mikir gitu, lho. Astaga, Iriel, kamu jahat sekali! Dia gak mirip Rhoma Irama, tapi Ridho Rhoma!

Acara pun langsung dibuka sama Mbak Karin, perwakilan dari Perumahan Bintaro Jaya. Jangan bayangin ada potong tumpeng atau lempar merpati ya… Dibukanya tentu dengan Assalammu’alaikum *pasang kerudung*. Lalu Mbak Karin pun cerita bahwa perumahan Bintaro Jaya mengusung konsep “Ecomunity” dalam pengembangan wilayahnya. Apagi ya pemirsa, kawasan Bintaro Jaya ini berkembang pesat banget sampai sekarang ini udah dihuni sama 22.000 kepala keluarga. Itu baru kepala doang, lho. Belum sama keluarganya *sengaja bikin bingung*.

Daku pun baru tahu kalau sekarang udah gak jamannya lagi pake istilah sektor di Bintaro Jaya, tapi lebih heits pake istilah Distrik. Jadi keinget film The Hunger Games, deh. Kan pake distrik-distrik gitu. Tapi tentu aja kalau distrik di Bintaro Jaya ini heits sekali, pemirsa. Karena Bintaro Jaya itu menawarkan hunian yang prestisius dengan sentuhan alam yang asri, hijau, dan rasanya ingin berlari-lari sambil membawa keranjang apel dan tudung merah di taman-taman yang banyak banget disana. Apalagi untuk saat ini memang konsentrasi pengembangannya lebih ke landed houses atau perumahan gitu. Plus Bintaro Jaya sendiri udah mengokohkan diri sebagai kawasan The Professional City, dengan menciptakan hunian yang nyaman, berkelas, dan dapat menunjang quality of life. *benerin poni*

Salah satu hal menyenangkan yang sempat daku dengar dari penjelasan Mbak Karin adalah kawasan Bintaro Jaya ini merupakan kawasan terpadu Transit Oriented Development (TOD) dimana pengembangan kawasannya berbasis Transportasi Massal. Jadi selain dengan bis shuttle yang juga disediakan secara regular untuk menuju kawasan bisnis, juga ada tiga stasiun kereta api terdekat seperti stasiun Pondok Ranji, Jurang Mangu, dan Sudimara. Penting banget nih untuk yang ingin menggunakan akses kereta api. Apalagi pengembangan wilayah Bintaro Jaya juga gak lepas dari penyediaan Pedestrian Walk, Bike Path, dan Bike Sharing, jadi bisa menjadi pilihan logis dan bisa jadi alternatif yang sehat dan ramah lingkungan.

Nah! Setelah selesai mendengar penjelasan dari Mbak Karin dan kami pun berebutan untuk mengambil goodie bag yang berisikan informasi lebih lengkap mengenai Bintaro Jaya. Namanya blogger ya, kalau liat goodie bag langsung aja pada heboh kayak dapat kesempatan foto sama anggota SM*SH.

Lalu kami pun bersama-sama siap jalan-jalan keliling Bintaro Jaya dengan menumpang bis Trans Bintaro yang adem dan pemandangannya lapang karena daku duduk dipangku pak supir *ditendang*. Untungnya ya pemirsa, di acara ini rame banget sama temen-temen Kopdar Jakarta yang selalu menghantui event-event kopdar. Daku pun bertemu dengan Icit, Eno, Umen, Goenrock, Linda, Dita, dan masih banyak Kojakers lainnya. Emang paling seru kalau jalan-jalan ramean begini, rasanya ingin bernyanyi naik-naik ke puncak gunung sambil tepuk-tepuk tangan ramai-ramai, hihi.

Selama perjalanan yang biasanya mata kami semua terpaku ke gadget masing-masing untuk update, saat itu mau gak mau pandangan kami melihat dengan seksama keluar sambil mendengarkan penjelasan dari tour leader mengenai nama-nama lokasi dan bangunan yang ada di wilayah tersebut. Daku sendiri demen banget sama Kebayoran Residences, karena di tengah distrik tersebut ada taman Kebayoran yang asri banget! Apalagi ternyata di taman ini menyediakan mekanisme ekodrainase yang memungkinkan penyerapan air sebanyak-banyaknya ke dalam tanah, melalui lubang biopori, sumur resapan, dan polder daur ulang. Bahkan rasa cinta yang telah kandas juga bisa diserap. *hening berjamaah*

 photo TamanKebayoran_zpsf5f24817.jpg

Dari Taman Kebayoran, rombongan blogger pun menuju ke Bukit Menteng yang merupakan kawasan tempat tinggal premium di Bintaro Jaya dan lalu langsung meluncur menuju rumah contoh yang harganya bikin pengen nangis guling-guling di lantai karena mencapai 15 miliar rupiah dan semuanya kudu dibayar pake duit, gak boleh pake daun, apalagi pake Chiki. Pastinya rumah ini cakep banget! Ada kolam renang, kamar dengan sirkulasi udara yang segar, plus desain minimalis yang menyenangkan. Pokoknya kudu punya rumah beginian nanti! *mengepalkan tangan ke angkasa*

Setelah dari rumah contoh, kami pun langsung menuju ke taman yang berada di Bukit Menteng. Tempatnya sangat hijau dan ada jembatan yang bisa dipake buat foto pre-wedding atau piknik rame-rame. #yakale Untuk menjadi blogger yang paripurna, kami pun foto rame-rame disini tapi entah kenapa fotonya gak nemu di gadget daku. Pasti ini konspirasi, hih!

Foto Rumah Contoh Bintaro

Setelah jalan-jalan seru mengelilingi kawasan Bintaro Jaya, akhirnya perjalanan kami pun berakhir di Restoran Telaga Sampireun yang merupakan salah satu tempat makan unggulan di wilayah ini. Makanannya emang enak, apalagi gratis *hening*. Sambil makan, jujur daku berfikir, selama ini gak pernah berfikir mau beli rumah di daerah Bintaro tetapi setelah jalan-jalan kesana, tampaknya bisa menjadi salah satu list impian untuk tinggal disana. Apalagi Bintaro Jaya sangat berkomitmen untuk membangun komunitas yang ramah lingkungan alias ECOmmunity yang diwujudkan dengan konsep Health Care, Earth Care, dan Energy Care. Plus, ini perumahan one stop shopping sekali! Semua ada! Gak kayak komplek daku sekarang, mau ke ATM aja kudu menjelajahi gunung dan lautan #lebay.

Plus satu lagi, ini penting banget buat kamu yang suka nulis dan blogger sejati tingkat dewa 19! Kamu kudu ikutan yang namanya Blog Writing Contest dari Bintaro Jaya! Hanya dengan menuliskan artikel tentang “Bintaro Jaya The Professional’s City” dan ada hadiah jutaan rupiah buat kamu! Penasaran dong syarat-syaratnya apa aja? Yuk ah, cus meluncur ke link ini untuk tahu detailnya lebih lanjut. Nanti kalau menang, jangan lupa untuk ajak daku jalan-jalan di Bintaro Jaya yaaa, siapa tahu bisa traktir makan disana, hihi… Anyway, kalau kamu sendiri, pengennya punya rumah yang kayak apa, sih? Cerita dong! :)

30 comments

  1. Rumah premium itu pantes dibandrol segitu. Lingkungan asri, security mantap dan segala macam fasilitas mulai dari makanan, RS, sekolah ada semuaaaa.
    Aaaaa bener-bener deh Bintaro itu daerah perumahan idaman :)

    [Reply]

    Dimas Novriandi Reply:

    Daku paling kagum sama lingkungannya sih, hijau semua gitu dan seger buat jadi tempat tinggal. AAAAK kapan bisa tinggal disana :cry:

    [Reply]

  2. Bintaro itu keren, apa2 ada…
    dan suka sama konsep tamannya, itu kemarin rumah contohnya pun kece..
    Eh iya, penasaran sm konsep mereka yg ingin mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, kebayang jalanan yg rapi
    hanya ada penjalan kaki, sepeda, sama kendaraan shuttle.

    kak dims beliin rumah di sana kak! :'(((

    [Reply]

    Dimas Novriandi Reply:

    Nanti daku beliin yaaa…. Versi rumah monopoli :mrgreen:

    [Reply]

  3. Akuu mau kpr rumah dongs..
    Huhu tapi bintaro ini jauh banget ya. Bintaro jaya ada apartemennya gak? Semoga kelak ada biar dimas bisa beliin aku unit disitu :’;)

    [Reply]

    Dimas Novriandi Reply:

    Kedepannya mereka akan bangun juga apartemen lho.., Kamu udah siap membina rumah tangga bersamaku? #jambak

    [Reply]

  4. Aku kl punya rumah masa depan…
    Pengen yg asri, hijau, jauh dari daerah macet, lengkap dgn barang2 teknologi terkini dan penuh kehangatan cinta :oops: :oops: :oops:

    [Reply]

    Dimas Novriandi Reply:

    Yang paling penting sepertinya kehangatan cinta :oops:

    [Reply]

  5. Dari dulu, Bintaro itu sounds in outter space. Jauh aja kayanya. Dan kalo ditanya mau rumah kaya apa, mau rumah yang dalam bahasa inggris ‘home’. Rumah yang seolah-olah ada di galaksi MACS0647-JD, yang jauh dari dunia kerja dan rutinitas ngebosenin lainnya. Rumah yang penghuninya selalu nyambut ‘welcome home’ ketika kita dengan lega bilang ‘I’m home’. (kemudian diabetes) Ini bebas kan ya jawab apa? Eh satu lagi. Rumah yang gak tiap Senin naik!!!

    [Reply]

    Dimas Novriandi Reply:

    Nanti daku tinggal di rumah ya, Dek :mrgreen:

    Tapi kudu coba main ke Bintaro deh, seru tempatnya, asri dan semua ada gitu :shock:

    [Reply]

  6. Hmm…..pengennya sih punya rumah itu gak usah gede2 amat *emgsebenernyagakpunyaduitbanyakjugasih :p…yg penting hrs punya halaman supaya bisa namem pohon karna rmh kalo byk pohonnya jd adem gituh deh :D…mudah2an cepet terwujud yah kpr akuh jd impiannya bisa segera tereujud juga jd kak dims bisa numpang bengong di taman akuhh ;))

    [Reply]

    Dimas Novriandi Reply:

    Asek boleh numpang bengong plus nanti kalau banyak duit beli di Bintaro ya :mrgreen:

    [Reply]

  7. Pengen tinggal di permukiman yg byk pepohonan dan taman.. Lbh enak lagi dibayarin rumahnya sama calon suami. :P Pokoknya tinggal bawa diri aja tinggal di hunian asri.. ;)

    [Reply]

    Dimas Novriandi Reply:

    Terus daku minta sapa dong rumah yang kayak gitu? :cry:

    [Reply]

  8. Sampe lupa jawab soal pgn rumah kayak apa
    rumah yg aku suka itu minimalis, tp langit2 tinggi, trus banyak perbaot kayu jatinya…
    banyak sirkulasi udara, ada taman di dalamnya..
    Ribet yak…
    Tapi kalau rumah kan pinginnya yg nyaman :lol:

    [Reply]

    Dimas Novriandi Reply:

    Hihihi itu kayak rumah model Belanda gitu ya? Daku juga suka sih dengan rumah yang langit-langitnya tinggi. Mirip juga sama kayak rumah contoh di Bintaro Jaya :mrgreen:

    [Reply]

  9. Home feel like Homy itu :
    – Nyaman.
    – Bersih.
    – Punya Pantry (dapur bersih)
    – Beratap tinggi.
    – Sirkulasi udaranya baik.
    – Hemat Energy (Smart Home)

    *Sepertinya harus design sendiri*

    [Reply]

    Dimas Novriandi Reply:

    *minta ikut didesainin* :cool:

    [Reply]

  10. Daku memang *lumayan* deket bintaro… walopun cuman deket doang, udah lama merasakan fasilitas2 yang ada di situ. Abisnya emang paling deket dan lengkap sih! gak perlu jauh2 jadinya kan kalo butuh apa2 :D

    [Reply]

    Dimas Novriandi Reply:

    Yang deket aja udah dapat keuntungan yak, apalagi yang tinggal di dalamnya. Jadi galau pengen punya rumah disana :roll:

    [Reply]

  11. dulu waktu masih kecil (sekolah SD gitu), suka sirik banget kalo ada yang bilang “kemaren jalan-jalan ke Bintaro”.. eh, ga taunya setelah sekarang bisa jalan2 sendiri ke sana, emang sih di Bintaro itu semuanya ada, pantesan pada sering jalan ke sana. jadi ya, wajar aja sih dulu sirik.. :mrgreen:

    [Reply]

    Dimas Novriandi Reply:

    Ayo Bil kita jalan-jalan ke Bintaro :mrgreen:

    [Reply]

  12. Senang bisa dapat kesempatan yang sama dengan Dimas jalan2 ke Bintaro Jaya. Tidak hanya kumpul2 bersama teman2 blogger namun juga merasakan sensasi perumahan yang mengusung tema Ecomunnity ini secara langsung termasuk tentu saja mengunjungi salah satu rumah contoh yg berdesain indah namun dengan harga yang membuat galau :)

    [Reply]

    Dimas Novriandi Reply:

    Daku juga senang Mas Amril bisa ketemu di event jalan-jalan di Bintaro Jaya ini :D

    Sekarang galau gimana caranya bisa punya rumah disana itu, hihi…

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

[+] kaskus emoticons nartzco

dimas novriandi Proudly powered by WordPress
Follow

Get every new post delivered to your Inbox

Join other followers

10 Flares Twitter 2 Facebook 8 Filament.io 10 Flares ×